Disuntik Vaksin Sinovac Lagi, Ridwan Kamil Ceritakan Reaksinya Berbeda

Siswanto | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 18:27 WIB
Disuntik Vaksin Sinovac Lagi, Ridwan Kamil Ceritakan Reaksinya Berbeda
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencuci tangannya sebelum menjalani penyuntikan vaksin, di Puskesmas Garuda, Bandung, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalani penyuntikan vaksin Sinovac tahap yang kedua, Senin (14/9/2020), di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, bersama Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahradi, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kepala Kejati Jawa Barat Ade Eddy Adhyaksa.

"Alhamdulillah hari ini, saya, pak kapolda, pak pangdam, dan pak kajati selaku pimpinan di Jabar melaksanakan kunjungan yang ketiga dari lima kunjungan. Kunjungan yang ketiga ini juga puncak dari proses, yaitu penyuntikan dosis terakhir dari percobaan vaksin Covid-19. Nanti 14 hari dari sekarang barulah akan dites darah kami selama dua kunjungan lagi," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menuturkan pengalamannya setelah disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac tahap kedua. Dia merasa tidak seperti suntik vaksin pertama. Suntik tahap kedua berlangsung lebih cepat dan tidak ada pengambilan darah.

"Kalau saya selama lima menit mengulangi reaksi yang sama, agak pegal jadi selama lima menit agak susah mengangkat tangan. Tapi sekarang lebih lumayan meskipun ada terasa. Dan yang pertama biasanya hari hari berikut agak mengantuk, mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Sehingga hasilnya dimonitor baik dan dinyatakan berhasil," kata dia.

Itu sebabnya, Ridwan Kamil memohon doa kepada warga agar hasil dari suntik vaksin tersebut dalam dua minggu ke depan ada reaksi positif yang baik, yaitu meningkatnya imunitas dan meningkatnya antibodi terhadap Covid-19.

"Mudah-mudahan proses kunjungan dua terakhir juga terjadi kepada seluruh relawan," kata dia.

Per hari ini, kata Ridwan Kamil, jumlah relawan yang sudah disunti vaksin Covid-19 buatan Sinovac masih berproses, yakni baru 400-an yang sudah disuntik tahap satu dan yang tahap dua sekitar 200-an relawan dari total 1.600 relawan.

Ridwan Kamil mengatakan proses penyuntikan vaksin yang kedua ini secara umum berlangsung lebih cepat dan berjalan lancar.

"Hari ini berlangsung lebih cepat. tidak ada pengambilan darah. Hanya biasanya, urutannya adalah kami dicek timbangan, kemudian masuk oleh dokter diperiksa lagi apakah selama dua minggu ada perubahan melalui stetoskop terhadap paru-paru dan sekitarnya, alhamdulillah lancar," kata dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD Makassar Penjamin Jenazah Covid-19 Dapat Hukuman Percobaan

Anggota DPRD Makassar Penjamin Jenazah Covid-19 Dapat Hukuman Percobaan

Sulsel | Senin, 14 September 2020 | 18:23 WIB

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Dilanjutkan, TNI dan Polri Dilibatkan

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Dilanjutkan, TNI dan Polri Dilibatkan

News | Senin, 14 September 2020 | 18:18 WIB

Menkes Terawan Siapkan Belasan Hotel Sebagai Lokasi Isolasi Mandiri

Menkes Terawan Siapkan Belasan Hotel Sebagai Lokasi Isolasi Mandiri

Health | Senin, 14 September 2020 | 18:08 WIB

Menteri Airlangga: Ada Insentif Pariwisata Usai Uji Vaksin Covid-19 Selesai

Menteri Airlangga: Ada Insentif Pariwisata Usai Uji Vaksin Covid-19 Selesai

Bisnis | Senin, 14 September 2020 | 18:05 WIB

Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Wisata ke Jabar Dulu

Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Wisata ke Jabar Dulu

Jakarta | Senin, 14 September 2020 | 17:54 WIB

Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tidak ke Jawa Barat, Takut Sebar COVID-19

Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tidak ke Jawa Barat, Takut Sebar COVID-19

Jakarta | Senin, 14 September 2020 | 17:49 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB