Syekh Ali Jaber Ditusuk, Budiman Sudjatmiko: Bukan Tempat Penyeru Kerusakan

Rifan Aditya , Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 September 2020 | 12:31 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Budiman Sudjatmiko: Bukan Tempat Penyeru Kerusakan
Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)

Suara.com - Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko mengecam keras aksi penusukan terhadap penceramah Syekh Ali Jaber. Ia menegaskan Indonesia bukan menjadi tempat nyaman untuk penyeru kerusakan.

Hal itu disampaikan oleh Budiman melalui akun Twitter miliknya @budimandjatmiko. Budiman mengecam keras aksi penusukan terhadap ulama tersebut.

"Habib penyeru perdamaian dan persatuan ditusuk di Lampung," kata seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/9/2020).

Budiman juga mengungkit kasus penganiayaan yang dialami oleh Habib Umar Assegaf dan Husein Assegaf. Keduanya dianiaya ratusan laskar asal Kota Solo menggunakan batu dan kayu.

Akibat dari penganiayaan tersebut, keduanya dilarikan ke rumah sakit. Keduanya mengalami luka-luka di sekujur tubuh hingga mengalami gegar otak.

"Habib di Solo yang melebur dengan kebudayaan Jawa dianiaya ramai-ramai hingga gegar otakl setelah dicap kafir," ujar Budiman.

Budiman Sudjatmiko kecam aksi penusukan terhadap Syekh Ali Jaber (Twitter/budimansudjatmiko)
Budiman Sudjatmiko kecam aksi penusukan terhadap Syekh Ali Jaber (Twitter/budimansudjatmiko)

Melihat adanya dua peristiwa memilukan tersebut, Budiman bereaksi keras. Ia menegaskan Indonesia tidak boleh menjadi tempat yang nyaman untuk para perusuh.

Sebaliknya, Indonesia harus memberikan keamanan bagi mereka yang menyerukan kebaikan.

"Indonesia harus jadi tempat aman untuk penyeru-penyeru kebaikan, bukan jadi tempat aman untuk penyeru-penyeru kerusakan!" tegas Budiman.

baca juga

Ditusuk saat Ceramah

Syekh Ali Jaber sebelumnya ditusuk oleh orang tidak dikenal saat tengah berdakwah di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Kota Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.15 WIB saat Syekh Ali Jaber tengah berdialog dengan jamaah.

Tiba-tiba, seorang pria tidak dikenal menghampiri Syekh Ali Jaber dan menusukkan pisau hingga mengenai lengan bahu kanannya.

Akibat penyerangan tersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka sobek hingga dijahit sebanyak 10 jahitan.

Motif Penusukan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam Ini untuk Presiden Jokowi

Dikunjungi Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam Ini untuk Presiden Jokowi

Jakarta | Selasa, 15 September 2020 | 06:35 WIB

FPI Buru Aktor Intelektual Penusukan Syekh Ali Jaber: Kalau Ketemu, Qishas!

FPI Buru Aktor Intelektual Penusukan Syekh Ali Jaber: Kalau Ketemu, Qishas!

Batam | Selasa, 15 September 2020 | 07:10 WIB

Badan Koordinasi Mubaligh Kecam Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

Badan Koordinasi Mubaligh Kecam Keras Penusukan Syekh Ali Jaber

News | Senin, 14 September 2020 | 21:42 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×