Cerita Pejudi: Bursa Judi Pilkada Sragen Nilainya Rp1 Miliar Lebih

Siswanto

Selasa, 15 September 2020 | 12:48 WIB
Cerita Pejudi: Bursa Judi Pilkada Sragen Nilainya Rp1 Miliar Lebih
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah Sragen akan diselenggarakan pada Desember 2020, tetapi baru sampai tahapan pendaftaran calon bupati-calon wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum saja sudah menjadi ajang botohan para spekulan politik.

Ada yang menjagokan pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto sebagai calon tunggal yang melawan kotak kosong.

Ada botoh yang menjagokan Sukiman-Iriyanto bisa mendaftar dengan rekomendasi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera untuk melawan petahana.

Jawaban atas kedua kubu botohan Sragen pun terjawab pada Minggu (13/9/2020) pukul 24.00 WIB atau Senin (14/9/2020) pukul 00.00 WIB. Botoh yang menjagokan Yuni-Suroto sebagai calon tunggal ternyata unggul.

Hal itu lantaran hingga detik terakhir perpanjangan pendaftaran cabup-cawabup, pasangan Kito belum bisa mendaftar karena tak mendapatkan rekomendasi dari PKS.

HR, salah satu botoh Sragen yang ditemui Solopos.com, media jaringan Suara.com -- menyampaikan sejak munculnya rekomendasi dari Partai Golkar kepada pasangan Yuni-Suroto itu mulai ramai-ramainya botohan. Bursa botohan meningkat lagi saat Kito mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra sehari sebelum hari pertama pendaftaran.

Nilai botohan minimal Rp10 Juta

“Peminatnya tidak banyak, tetapi nilai botohannya yang tinggi. Minimal angka botohan itu Rp10 juta dan sampai Rp50 juta. Total bursa botoh itu bisa di atas Rp1 miliar,” kata HR.

Dia menambahkan botohan pendaftaran pilkada Sragen masih stabil hingga hari terakhir pendaftaran Minggu (6/9/2020) yang akhirnya Kito belum bisa mendaftar. Sejak hari itu tensi botohan turun.

baca juga

Kemudian mulai naik sedikit ketika Ketua DPC Demokrat Sragen Budiono Rahmadi ke DPP di Jakarta. Pada saat yang sama, HR mendapat informasi pasangan Kito juga ke DPP Demokrat.

Namun, setelah Ketua DPC Demokrat Sragen pulang ternyata prediksi Kito akan merapat ke Demokrat meleset dan tensinya turun hingga hari terakhir perpanjangan pendaftaran Minggu lalu.

HR mengatakan per Senin sudah mendapatkan sebagian bayaran atas botohan pendaftaran pIlkada Sragen tersebut. Dia mengaku berani pasang harga tinggi lantaran mengetahui perkembangan politik dari internel Yuni-Suroto dan internel Kito.

Dia menjelaskan para botoh lainnya pun berusaha mendapatkan informasi kepada pihak calon langsung atau orang dekat calon sehingga akurat.

“Sekarang botohan sudah selesai karena sudah tahu siapa pemenangnya. Nah, untuk pilkada ke depan bisa jadi botoh bermain lain kalau tidak dikondisikan. Permainannya bisa di persentase kotak kosong. Tetapi kalau botoh-botoh ini dikondisikan maka situasi bisa kondusif,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×