Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:12 WIB
Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi
Logo I.League. [Dok. Facebook I.League]
baca 10 detik
  • I.League mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian suporter remaja Persib di Bogor secara transparan.

  • Seluruh elemen sepak bola diimbau menahan diri dan menghentikan penyebaran spekulasi belum terverifikasi.

  • Tragedi Pakansari menjadi pengingat pentingnya menciptakan ruang aman dan menjaga kepercayaan publik sepak bola.

Suara.com - I.League menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ARK, remaja berusia 16 tahun yang merupakan pendukung Persib Bandung asal Kabupaten Bogor. Kejadian dilaporkan terjadi setelah laga antara Garudayaksa FC vs Persib Bandung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

I.League yang merupakan operator kompetisi sepak bola Indonesia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut peristiwa tersebut menjadi keprihatinan bersama bagi sepak bola Indonesia.

Ia menyampaikan simpati kepada keluarga korban sekaligus mendukung upaya kepolisian untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban," kata Ferry Paulus dalam keterangannya.

"Kami mendukung penuh proses pengusutan oleh Kepolisian agar fakta terungkap secara menyeluruh." jelas sosok yang akrab disapa FP itu.

I.League menegaskan dukungannya terhadap kepolisian untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, profesional, dan objektif.

Langkah itu diharapkan dapat mengungkap fakta serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, I.League mengimbau seluruh elemen sepak bola, mulai dari klub, suporter, hingga masyarakat, agar menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang kebenarannya belum dipastikan.

baca juga

Menurut I.League, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kepercayaan publik merupakan aspek mendasar dalam sepak bola.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengedepankan empati dan menghormati keluarga yang tengah berduka.

I.League juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga sepak bola Indonesia agar tetap menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat, termasuk para suporter yang datang mendukung tim kebanggaannya.

Hingga kini, I.League menyatakan mendukung proses pengusutan oleh kepolisian dan mengajak publik untuk menunggu hasil penyelidikan tanpa mendahului proses hukum.

"Kami juga mengimbau seluruh insan sepak bola untuk tidak berspekulasi dan menghormati proses hukum, karena kejadian seperti ini dapat mencederai kepercayaan publik terhadap sepak bola,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Terkini

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Laga Garudayaksa vs Persib, Ferry Paulus Minta Publik Tak Berspekulasi

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar

Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar

Kalbar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Konsisten Buyback Saham, BRI Optimistis Jaga Pertumbuhan Jangka Panjang

Konsisten Buyback Saham, BRI Optimistis Jaga Pertumbuhan Jangka Panjang

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Berapa Lama Masa Kedaluwarsa Skincare Setelah Segel Dibuka? Cek Simbol PAO

Berapa Lama Masa Kedaluwarsa Skincare Setelah Segel Dibuka? Cek Simbol PAO

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Atasi Masalah Air Berbau Karat, TEP Unpad Pasang Enam Instalasi di Fakfak

Atasi Masalah Air Berbau Karat, TEP Unpad Pasang Enam Instalasi di Fakfak

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:08 WIB

3 Rekomendasi Warna Hijau yang Tidak Norak untuk Cat Tembok Rumah, Beri Kesan Elegan dan Estetik

3 Rekomendasi Warna Hijau yang Tidak Norak untuk Cat Tembok Rumah, Beri Kesan Elegan dan Estetik

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:06 WIB

Puting Beliung Terjang Padalarang, 520 Rumah dan 9 Fasilitas Umum Rusak

Puting Beliung Terjang Padalarang, 520 Rumah dan 9 Fasilitas Umum Rusak

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Hutan Menjadi Neraka: Nasib Satwa Liar yang Kehilangan Tempat Berlindung

Hutan Menjadi Neraka: Nasib Satwa Liar yang Kehilangan Tempat Berlindung

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:00 WIB

2 Tahun Prabowo - Gibran, Mahfud MD: Hukum Dibuat untuk Benarkan Kehendak yang Salah

2 Tahun Prabowo - Gibran, Mahfud MD: Hukum Dibuat untuk Benarkan Kehendak yang Salah

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:59 WIB

MAKI Sebut KPK Panggil Nusron Wahid Besok

MAKI Sebut KPK Panggil Nusron Wahid Besok

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:59 WIB

×