Kebakaran Kamp Moria, Kepolisian Yunani Tangkap 6 Imigran

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 16 September 2020 | 12:38 WIB
Kebakaran Kamp Moria, Kepolisian Yunani Tangkap 6 Imigran
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)

Suara.com - Kepolisian Yunani menangkap enam imigran terkait tragedi kebakaran yang menghancurkan kamp pengungis Moria pada Rabu (9/9).

Menyadur Channel News Asia, pihak berwenang yakin api sengaja disulut oleh sejumlah penghuni kamp setelah adanya aturan karantina merespon temuan kasus Covid-19 diantara pengungsi.

Kebakaran mengakibatkan lebih dari 12 ribu pengungsi kehilangan tempat berlindung sanitasi yang layak, hingga akses ke makanan dan air.

Ribuan penghuni kamp yang terlantar, disebutkan menolak untuk berpindah ke fasilitas baru dan bersikeras ingin meninggalkan pulau Lesbos.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyerukan Uni Eropa untuk memberikan bantuan atas krisis migran, terutama di Moria.

Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)
Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri. (AFP/Manolis Lagoutaris)

Mitsotakis menyebut saat ini adalah waktunya menunjukkan solidaritas nyata dari Eropa.

Ia membeberkan fasilitas kamp baru akan dibangun di Lesbos dengan dukungan UE. Tapi, para migran khawatir bahwa kehiudpan di tempat penampugan sementara baru, tak akan lebih baik dari apa yang mereka alami di Moria.

Hingga kini, para migran di pengungsin masih perlu mengantre di luar gerbang untuk mendapatkan air, makanan, dan selimut dari petugas.

Kondisi mereka diperparah dengan adanya kasus virus corona di mana ditemukan setidaknya 25 pengungsi yang terinfeksi.

baca juga

"Kekhawatiran terbesarnya adalah meski ribuan tempat tersedia dan akan terus diperluas, masih kurang dari 1.000 yang telah ditempati," kata Luciano Calestini, kepala kantor UNICEF Yunani.

Hanya beberapa ratus migran, terutama anak di bawah umur tanpa wali, yang telah dipindahkan dari Lesbos.

Pejabat Yunani menyebut tidak akan ada pemindahan massal dan semua pencari suaka harus pergi ke tempat penampungan baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamp Migran di Moria Terbakar, Yunani Minta Uluran Tangan Eropa

Kamp Migran di Moria Terbakar, Yunani Minta Uluran Tangan Eropa

News | Jum'at, 11 September 2020 | 16:16 WIB

Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri

Kamp Migran di Yunani Dilalap si Jago Merah, Ribuan Orang Melarikan Diri

News | Rabu, 09 September 2020 | 21:05 WIB

13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani

13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani

News | Selasa, 08 September 2020 | 12:57 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×