13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 08 September 2020 | 12:57 WIB
13 Ribu Kursi Kosong Jadi Simbol Protes Krisis Kamp Migran Yunani
Para demonstran menempatkan 13 ribu kursi kosong di luar gedung parlemen Jerman di Berlin pada Senin (7/9/2020). [AFP]

Suara.com - Para demonstran menempatkan 13 ribu kursi kosong di luar gedung parlemen Jerman di Berlin pada Senin (7/9/2020). Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes agar kamp-kamp migran yang penuh sesak di pulau-pulau Yunani ditutup.

Menyadur Channel News Asia (CNA), Selasa (8/9/2020), setiap kursi kosong jadi simbol yang mewakili satu orang yang terjebak di kamp Moria di pulau Lesbos, kamp penerimaan terbesar di Yunani.

Pesan tersebut dikatakan oleh kelompok penyelenggara protes, Seebruecke, Sea-Watch, Campact dan LeaveNoOneBehind.

Kursi-kursi itu juga mengingatkan bahwa komune dan negara bagian Jerman, dengan Berlin sebagai kepala, pernah mengatakan siap bertanggung jawab atas nasib migran yang mendekam di kamp-kamp yang tidak sehat itu.

"Bundestag (pemerintah Jerman) sedang berlibur musim panas ini, namun bencana kemanusiaan di perbatasan luar Uni Eropa tidak berhenti," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Pekan lalu Yunani mengumumkan kasus virus korona pertama di kamp Moria, tempat penampungan migran yang telah jauh melebihi kapasitas aslinya.

Kamp Moria hanya didesain untuk menyediakan tempat bagi kurang dari 2.800 pengungsi. Namun kini, hampir 13 ribu orang berdesakan tinggal di tempat yang tak layak tersebut.

Secara keseluruhan, ada hampir 24.000 orang di lima kamp pulau Yunani yang pada awalnya hanya dibangun untuk menangani kurang dari 6.100 orang.

Jerman telah menerima 465 orang dari kamp-kamp ini, kebanyakan anak-anak yang sakit dan keluarga mereka. Berlin sendiri telah berjanji untuk menerima lebih dari seribu migran.

baca juga

Sebelumnya, para aktivis penyelamat migran di laut turut mendukung aksi 13 ribu kursi kosong itu dengan mengatakan bahwa virus Corona di kamp Moria meningkatkan desakan harus adanya evakuasi di kamp-kamp Yunani.

Pihak berwenang Yunani pekan lalu memberlakukan karantina 14 hari di Moria setelah seorang pria yang tinggal di sebuah tenda di luar pagar kamp terbukti positif tertular virus corona.

Hingga 31 Agustus, menurut laporan VOA, kamp Moria menampung 12.714 orang, atau lebih dari kapasitas sesungguhnya.

Seperti yang telah disebutkan, pemerintah federal Jerman sebelumnya telah setuju menampung hampir 500 orang pengungsi.

Sejauh ini, 99 anak telah tiba. Jerman juga telah menampung 53 anak yang datang dari negaranya ke Eropa tanpa ditemani sanak keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Turki-Yunani Batal Perang berkat Usulnya, Musni Umar jadi Trending

Sebut Turki-Yunani Batal Perang berkat Usulnya, Musni Umar jadi Trending

News | Senin, 07 September 2020 | 10:09 WIB

Hari Ini, Pekerja Migran Indonesia Positif Corona Jadi 1.158 orang

Hari Ini, Pekerja Migran Indonesia Positif Corona Jadi 1.158 orang

News | Minggu, 06 September 2020 | 14:50 WIB

Rektor UIC Klaim Turki - Yunani Batal Perang karena Usulan Dirinya

Rektor UIC Klaim Turki - Yunani Batal Perang karena Usulan Dirinya

News | Sabtu, 05 September 2020 | 21:42 WIB

Dipindahkan karena Positif Corona, Seorang Wanita Melahirkan di Helikopter

Dipindahkan karena Positif Corona, Seorang Wanita Melahirkan di Helikopter

News | Kamis, 03 September 2020 | 16:57 WIB

Bikin Melongo! Harga Honda Supra X di Negara Yunani Setara 2 Vario 150

Bikin Melongo! Harga Honda Supra X di Negara Yunani Setara 2 Vario 150

Otomotif | Rabu, 02 September 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×