Diduga Berkendara saat Mabuk, Wakil Bupati Ini Tabrak Polwan hingga Tewas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 16 September 2020 | 15:15 WIB
Diduga Berkendara saat Mabuk, Wakil Bupati Ini Tabrak Polwan hingga Tewas
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (Shutterstock)

Suara.com - Wakil Bupati Yalimo, Papua berinisial ED menabrak seorang polwan hingga tewas. ED diduga dalam pengaruh alkohol saat berkendara hingga menabrak polwan yang sedang menaiki sepeda motor.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas membenarkan hal tersebut. ED telah menabrak polwan bernama Bripka Christin Batfeni hingga meninggal dunia.

Saat kejadian, ED mengendarai mobil bersama rekannya dari arah Jayapura. Tiba-tiba mobil tersebut hilang kendali sehingga masuk ke jalur kanan.

Disaat bersamaan, Bripka Christin sedang mengendarai sepeda motor melintas dari arah Polimak.

Tabrakan keras tak dapat dihindari lagi. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Marthen Indey. Sesaat setelah mendapatkan penanganan medis, pihak rumah sakit menyatakan Christin meninggal dunia akibat mengalami luka serius.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga ED dan rekannya berada dalam pengaruh minuman keras.

Hal itu diperkuat dengan temuan barang bukti dari dalam mobil berupa botol dan kaleng minuman keras yang diduga dikonsumsi mereka.

Terlebih, ED juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat berkendara.

Saat ini, ED masih dalam pemeriksaan di rumah sakit guna memastikan pelaku berada dibawah pengaruh narkotika atau tidak.

baca juga

Proses penyelidikan atas kasus kecelakaan maut tersebut masih terus didalami. Polisi telah memeriksa dua saksi untuk dimintai keterangannya.

"Kita masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik," kata Gustav dikutip dari Antara, Rabu (16/9/2020).

ED saat ini kembali maju di Pilkada 2020 mengincar kursi orang nomor satu di Yalimo berpasangan dengan Jhon Will.

Meski demikian, Gustav menegaskan enggan berkomentar terkait jabatan politik ED.

"Untuk kondisi jabatan politik lain atau terkait pencalonan, saya tidak bisa berkomentar dan itu lebih tau dari penyelenggara pemilu yang berada di kabupaten tersebut maupun Provinsi Papua. Polresta Jayapura Kota hanya menangani kasus kecelakaan tersebut," ungkap Gustav disitat dari Hops.id -- jaringan Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rakyat Papua Bantu Kembalikan Beasiswa ke Negara, Veronica Koman Terharu

Rakyat Papua Bantu Kembalikan Beasiswa ke Negara, Veronica Koman Terharu

Riau | Rabu, 16 September 2020 | 11:47 WIB

Brutal Banget, Kronologis Dua Tukang Ojek Ditembaki di Kampung Mamba Papua

Brutal Banget, Kronologis Dua Tukang Ojek Ditembaki di Kampung Mamba Papua

News | Rabu, 16 September 2020 | 10:21 WIB

Polwan Polda Papua Meninggal Mengenaskan Ditabrak Mobil Ngebut Supir Mabuk

Polwan Polda Papua Meninggal Mengenaskan Ditabrak Mobil Ngebut Supir Mabuk

News | Rabu, 16 September 2020 | 10:11 WIB

Terkini

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×