Rakyat Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Koman Rp 773 Juta dan Berita Lain

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 16 September 2020 | 16:48 WIB
Rakyat Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Koman Rp 773 Juta dan Berita Lain
Veronica Koman - (Facebook/Dandhy Dwi Laksono)

Suara.com - Rakyat Papua telah melakukan galang dana sebesar RP 773 juta untuk mengembalikan dana beasiswa aktivis HAM Veronica Koman. Uang tersebut akan segera diserahkan kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dibawah naungan Kementerian Keuangan.

Veronica Koman yang mendapatkan kabar tersebut langsung terharu. Ia tak menyangka rakyat Papua mau melakukan aksi galang dana untuk membantunya melunasi tagihan Kementerian Keuangan.

Selain berita mengenai rakyat Papua mengembalikan dana beasiswa Veronica Koman, berikut Suara.com telah merangkum berita terpopuler lainnya sepanjang Rabu (16/9/2020).

1. Besok, Rakyat Papua Kembalikan Beasiswa Veronica Rp773 Juta ke Negara

Veronica Koman dan siaran pers LPDP soal pengembalian dana beasiswa (Kolase foto)
Veronica Koman dan siaran pers LPDP soal pengembalian dana beasiswa (Kolase foto)

Rakyat Papua di Jakarta akan mengembalikan dana beasiswa aktivis HAM Veronica Koman yang ditagih oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Rabu (16/9/2020) besok.

Tim Solidaritas Ebamukai untuk Veronica Koman sudah mengumpulkan seluruh uang yang ditagih oleh LPDP sebesar Rp773.876.918, uang ini akan diserahkan ke Kemenkeu pada pukul 13.00 WIB siang.

Baca selengkapnya

2. Veronica Koman : Biaya Kuliah Saya Bukan dari Pemerintah Tapi Rakyat Papua

Veronica Koman, pengacara sekaligus aktivis HAM. [SBS News]
Veronica Koman, pengacara sekaligus aktivis HAM. [SBS News]

Aktivis HAM Veronica Koman mengaku sangat terharu dengan solidaritas rakyat Papua yang sudah mengumpulkan dan mengembalikan uang tagihan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Rabu (16/9/2020) hari ini.

Veronica menyatakan dengan lunasnya tagihan beasiswa LPDP sebesar Rp 773.876.918 hari ini maka dirinya secara resmi mendapatkan studi dari rakyat Papua, bukan dari pemerintah Indonesia.

Baca selengkapnya

3. Alasan Ziarah, Ibu Bawa Mayat Keysya Pakai Motor, Dikubur Tanpa Kain Kafan

Pembongkaran makam Keysya. (capture)
Pembongkaran makam Keysya. (capture)

Polisi mengungkap fakta baru dibalik alasan pasangan suami istri IS (27) dan LH (25) menguburkan secara diam-diam anaknya sendiri bernama Keysya (8). Keysya dibunuh oleh ibunya sendiri.

Keysya makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Kendeng, Kelurahan Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rakyat Papua Bantu Kembalikan Beasiswa ke Negara, Veronica Koman Terharu

Rakyat Papua Bantu Kembalikan Beasiswa ke Negara, Veronica Koman Terharu

Riau | Rabu, 16 September 2020 | 11:47 WIB

Veronica Koman : Biaya Kuliah Saya Bukan dari Pemerintah Tapi Rakyat Papua

Veronica Koman : Biaya Kuliah Saya Bukan dari Pemerintah Tapi Rakyat Papua

News | Rabu, 16 September 2020 | 07:36 WIB

Adik Iparnya Tewas di Tahanan, Edo Kondologit: Saya Sakit Hati Sekali

Adik Iparnya Tewas di Tahanan, Edo Kondologit: Saya Sakit Hati Sekali

Jogja | Minggu, 30 Agustus 2020 | 15:35 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB