Pertontonkan Ketelanjangan di Depan Anak-anak, Acara TV Ini Tuai Kecaman

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 22 September 2020 | 20:06 WIB
Pertontonkan Ketelanjangan di Depan Anak-anak, Acara TV Ini Tuai Kecaman
Acara televisi Denmark, Ultra Strips Down menuai kecaman keras dari masyarakat dan aktivis lantaran dianggap mempertontonkan ketelanjangan orang dewasa di depan anak-anak. [Tangkapan layar acara Ultra Strips Down via Mirror]

Suara.com - Acara televisi Denmark, Ultra Strips Down menuai kecaman keras dari masyarakat dan aktivis. Pasalnya, serial tersebut mempertontonkan ketelanjangan orang dewasa di depan anak-anak.

Menyadur Mirror, Selasa (22/9/2020), acara TV yang memenangi penghargaan di Denmark itu menampilkan orang dewasa telanjang di depan anak-anak berusia 11 hingga 13 tahun.

Tujuan acara kontroversial itu disebut untuk mempromosikan kepositifan tubuh dan memerangi rasa malu pada tubuh, sebagaimana dilaporkan The New York Times.

Ditayangkan di saluran Denmark DR Ultra, acara ini berupaya memecah gagasan seputar jenis dan bentuk tubuh konvensional.

Dalam episode baru-baru ini, lima orang dewasa melepas pakaian untuk menunjukkan tubuh telanjang mereka kepada anak-anak dalam upaya untuk menjawab pertanyaan seputar kulit dan rambut di tubuh.

"Pada usia berapa Anda menumbuhkan rambut di bagian bawah tubuh Anda?" kata seorang anak bertanya.

"Apakah Anda mempertimbangkan untuk menghapus tato Anda?," tanya anak yang lain.

"Apakah kamu senang dengan bagian pribadimu?" timpal anak lainnya.

Acara tersebut memenangkan Program Anak-Anak Terbaik di Festival TV Denmark, seiring negara tersebut membawa lebih sedikit budaya tabu seputar ketelanjangan dibanding negara-negara barat lainnya.

baca juga

Namun, setelah klip dari serial tersebut menjadi viral di Facebook, kecaman keras mulai muncul karena konten acara tersebut.

"Pertunjukan anak-anak Denmark", "Ultra Strips Down", mengklaim acara itu mengajarkan anak-anak tentang tipe tubuh dengan membuat ORANG DEWASA TERTELANG tepat di depan mata mereka! Serangan terhadap anak-anak itu nyata, global dan disengaja. #ProtectChildren," protes salah satu pengguna Twitter dikutip dari Mirror.

Sedangkan pengguna Twitter mengatakan "pasti (acara itu) terdengar bejat."

Sementara aktivis Obianuju Ekeocha menganggap acara tersebut menggunakan alasan-alasan positif untuk menutupi bahwa mereka sebenarnya tengah merusak masa depan anak-anak.

"Acara tersebut mengklaim mengajar anak-anak tentang tipe tubuh yang berbeda dengan mengekspos mereka ke orang dewasa telanjang," kata Obianuju Ekeocha.

"Mengapa? Mengapa sekarang ada begitu banyak yang mendorong untuk menghancurkan anak-anak?"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Ibu Bawa Balita Naik KRL, Sampai Kena Tegur Petugas Keamanan

Viral Video Ibu Bawa Balita Naik KRL, Sampai Kena Tegur Petugas Keamanan

News | Senin, 21 September 2020 | 17:19 WIB

Profesor di Inggris: Anak Pilek Belum Tentu Covid-19 dan Tak Perlu Dites

Profesor di Inggris: Anak Pilek Belum Tentu Covid-19 dan Tak Perlu Dites

Health | Senin, 21 September 2020 | 16:18 WIB

Kumpulan Doa Sehari-Hari untuk Anak-Anak

Kumpulan Doa Sehari-Hari untuk Anak-Anak

News | Sabtu, 19 September 2020 | 20:57 WIB

Piala Thomas dan Uber 2020 Ditunda, Petinggi BWF Didesak Mundur

Piala Thomas dan Uber 2020 Ditunda, Petinggi BWF Didesak Mundur

Sport | Sabtu, 19 September 2020 | 15:29 WIB

Belum Tentu Covid-19, Begini Cara Bedakan Batuk yang Terjadi Pada Anak!

Belum Tentu Covid-19, Begini Cara Bedakan Batuk yang Terjadi Pada Anak!

Health | Sabtu, 19 September 2020 | 07:17 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×