Profesor di Inggris: Anak Pilek Belum Tentu Covid-19 dan Tak Perlu Dites

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 21 September 2020 | 16:18 WIB
Profesor di Inggris: Anak Pilek Belum Tentu Covid-19 dan Tak Perlu Dites
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Gejala virus corona Covid-19 pada anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Kini, Profesor Tim Spector juga mengungkapkan kalau setiap anak bisa mengalami gejala virus corona Covid-19 yang berbeda.

Menurut Profesor Spector, yang mengembangkan aplikasi pelacak gejala virus corona Covid-19, anak-anak dengan pilek tidak memiliki virus corona dan tidak perlu dites Covid-19.

Profesor Spector juga mengungkapkan anak-anak di bawah usia 18 tahun dengan batuk atau hidung tersumbat hampir pasti akan menderita flu biasa.

Profesor Spector pun mengatakan orangtua harus bisa menyadari gejala virus corona Covid-19 yang khusus dikaitkan dengan anak-anak sebelum mengizinkan mereka kembali sekolah dan menjalani tes Covid-19.

"Anak-anak nampaknya tidak mengalami gejala hilangnya indra penciuman, batuk dan sesak napas. Jadi, ini gambaran gejala virus corona yang berbeda pada kelompok usia berbeda, mungkin dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuhnya" ujar Profesor Spector dikutip dari Express.

Ia berpendapat bahwa orangtua tak perlu panik dan mengira anaknya membutuhkan tes virus corona Covid-19 segera bila mengalami batuk dan pilek sekarang ini. Karena, kondisi itu bisa jadi hanya flu musiman yang biasa terjadi.

Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)

Sayangnya, tanggapan Profesor Spector ini bertetangan dengan nasihat yang diberikan oleh tim layanan medis dan pemerintah. Melalui situs NHS, orang yang mengalami gejala virus corona Covid-19 justru disarankan melakukan tes.

Tapi, alat pelacak gejala Covid-19 yang diciptakan oleh Profesor Spector mengungkapkan sebagian besar anak yang positif virus corona Covid-19 mengalami kelelahan dan sakit kepala.

Sekitar setengahnya mengalami demam, dan lebih dari sepertiganya mengalami sakit tenggorokan dan kehilangan nafsu makan. Satu dari enam anak terbukti memiliki ruam kulit yang tidak biasa

baca juga

Sedangkan sepertiga tidak memiliki salah satu dari 20 gejala potensial yang tercantum di aplikasi, menunjukkan bahwa gejala tersebut asimtomatik.

Anak-anak yang telah terinfeksi virus corona Covid-19 terbukti bisa menularkannya ke orang lain. Tapi, lebih sedikit jumlah anak yang terinfeksi virus corona dibandingkan orang dewasa.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan anak-anak yang terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala masih bisa menularkannya ke orang lain, sama seperti orang dewasa.

"Kebanyakan anak dengan virus corona Covid-19 memiliki gejala ringan atau tidak menunjukkan gejala sama sekali. Tapi, beberapa anak bisa sakit parah akibat virus corona tersebut," jelas CDC.

Anak-anak yang sakit parah akibat Covid-19 mungkin membutuhkan rawat inap, perawatan intensif atau ventilator yang membantunya bernapas. Pada kasus yang jarang terjadi, mereka juga mungkin meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 13:00 WIB

Terkait Masalah Otak, Flu Bisa Bikin Linglung dan Perparah Depresi

Terkait Masalah Otak, Flu Bisa Bikin Linglung dan Perparah Depresi

Health | Senin, 21 September 2020 | 12:00 WIB

China Stop Impor Seafood dari Indonesia, Benarkah Bisa Tularkan Covid-19?

China Stop Impor Seafood dari Indonesia, Benarkah Bisa Tularkan Covid-19?

Health | Sabtu, 19 September 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

×