Kelakar Jansen Usul Anies Mau Pilkada Lanjut, Biar Pejabat Lain Minta Tunda

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 23 September 2020 | 17:56 WIB
Kelakar Jansen Usul Anies Mau Pilkada Lanjut, Biar Pejabat Lain Minta Tunda
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengeluarkan kelakar terkait polemik Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu berkelakar mengusulkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan setuju Pilkada digelar.

Dengan demikian, para pejabat lain akan beramai-ramai menyatakan kontra dan meminta Pilkada ditunda.

Kelakar itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp.

Jansen mengaku hanya meneruskan masukan dari salah seorang warganet dalam kolom komentar salah satu cuitannya.

"Mas @aniesbaswedan barusan ada masukan di komen Twitterku, tolong katanya mas Anies menyatakan setuju Pilkada ini dilanjutkan," kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Rabu (23/9/2020).

Jika Anies menyatakan setuju Pilkada lanjut, maka diharapkan para pejabat lainnya akan beramai-ramai menyuarakan penolakan dan meminta Pilkada ditunda.

"Agar pejabat yang lain ramai-ramai menolak dan mengatakan ditunda," imbuhnya.

Kelakar Jansen Sitindaon soal solusi polemik Pilkada Serentak 2020 (Twitter/jansen_jsp)
Kelakar Jansen Sitindaon soal solusi polemik Pilkada Serentak 2020 (Twitter/jansen_jsp)

Menurut si warganet, kata Jansen, cara itu paling ampuh agar pemerintah tidak melanjutkan Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

baca juga

"Katanya itu yang paling ampuh agar Pilkada ini tidak dilanjutkan dibanding cara lain. #Joke!" ungkap Jansen.

Sering Berseberangan

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Anies Baswedan seringkali berseberangan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Tak jarang, kebijakan-kebijakan di DKI Jakarta menjadi polemik lantaran kontra dengan pemerintah pusat.

Salah satunya dalam penanganan Covid-19 baru-baru ini. Anies mengumumkan akan menarik rem darurat dengan kembali menetapkan PSBB Jilid II.

Dalam kebijakan PSBB Jilid II, seluruh aktivitas di luar rumah dihentikan, sama seperti PSBB Jilid I.

Sekolah-sekolah kembali diliburkan, berbagai sektor usaha dibatasi hingga perkantoran diliburkan dan para pekerja bekerja dari rumah (Work From Home/ WFH).

Namun, kebijakan tersebut langsung dibantah oleh sejumlah pejabat di pemerintahan pusat. Salah satunya Menteri Perekonomian Erlangga Hartarto yang menentang para pekerja 100 persen WFH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Nyawa Masyarakat, Pengusaha Logistik Minta Pilkada Ditunda

Selamatkan Nyawa Masyarakat, Pengusaha Logistik Minta Pilkada Ditunda

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 08:01 WIB

Pakar Hukum Tata Negara UII: Pilkada 2020 Harus Ditunda

Pakar Hukum Tata Negara UII: Pilkada 2020 Harus Ditunda

Jogja | Selasa, 22 September 2020 | 16:05 WIB

Tes Kesehatan Bakal Calon Independen Pilkada Malang Ditunda Sebab Covid

Tes Kesehatan Bakal Calon Independen Pilkada Malang Ditunda Sebab Covid

Jatim | Selasa, 22 September 2020 | 14:23 WIB

Terkini

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×