40 Tahun Berlalu, Pembunuh John Lennon Akhirnya Minta Maaf ke Yoko Ono

Reza Gunadha, BBC

Kamis, 24 September 2020 | 13:16 WIB
40 Tahun Berlalu, Pembunuh John Lennon Akhirnya Minta Maaf ke Yoko Ono
Mendiang John Lennon. [Shutterstock]

Suara.com - Mark Chapman, lelaki yang membunuh John Lennon, 40 tahun setelah kematian musisi pentolan The Beatles itu, meminta maaf kepada Yoko Ono. 

Chapman menembak Lennon sebanyak empat kali di luar apartemen yang ditinggalinya bersama Ono di kawasan Manhattan, New York, pada 1980. Ono berada di sisi Lennon ketika musisi itu meregang nyawa.

Walau peristiwa itu sudah berlalu 40 tahun, Chapman tetap mendapat penolakan saat mengajukan pembebasan bersyarat untuk ke-11 kalinya bulan lalu.

Dalam sesi pengajuan permohonan, Chapman mengatakan dirinya membunuh Lennon untuk "kejayaan" dan untuk itu dia layak mendapat hukuman mati.

Dia mengaku terus memikirkan "tindakan tercela" tersebut dan bisa menerima kenyataan bahwa dia mungkin harus menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

'Dia adalah seorang ikon'

"Saya hanya ingin menegaskan kembali bahwa saya minta maaf atas kejahatan saya," kata Chapman kepada dewan sidang di Lembaga Pemasyarakatan Wende di New York.

"Saya tidak punya alasan. Itu semua untuk kejayaan pribadi. Saya pikir tindakan itu adalah kejahatan terburuk yang dialami seorang yang tidak bersalah.

"Dia luar biasa terkenal. Saya tidak membunuhnya karena karakternya atau sifatnya sebagai manusia. Dia adalah pria yang mencintai keluarga. Dia adalah seorang ikon. Dia adalah seseorang yang mengutarakan hal-hal yang kini bisa kita bicarakan dan itu hebat.

"Saya membunuhnya, menggunakan kata Anda sebelumnya, karena dia sangat, sangat, sangat terkenal dan itulah satu-satunya alasan dan saya sangat, sangat, sangat, sangat menginginkan kejayaan pribadi, sangat egois," tambahnya.

baca juga

"Saya ingin menambahkan dan menekankan itu. Tindakan tersebut luar biasa egois. Saya mohon maaf atas rasa sakit yang saya timbulkan kepadanya [Ono]. Saya memikirkannya sepanjang waktu."

Pada 2015, Yoko Ono—yang menentang setiap pengajuan pembebasan Chapman—mengatakan kepada The Daily Beast bahwa dirinya takut Chapman dibebaskan.

"Satu hal yang saya pikirkan adalah dia pernah melakukannya, dia bisa melakukannya lagi kepada orang lain. Bisa saja saya, bisa saja Sean [putranya], bisa siapa saja. Jadi itulah kekhawatirannya," jelas Ono.

Dokumen persidangan yang diperoleh kantor berita the Press Association, menunjukkan dewan pembebasan bersyarat menolak pembebasan Chapman dengan alasan tindakan itu "bakal tidak klop dengan kenyamanan masyarakat".

Chapman berusia 25 tahun saat dia membunuh Lennon. Kini dia berusia 65 tahun, sudah menikah, dan istrinya tinggal dekat lembaga pemasyarakatan tempatnya ditahan selama delapan tahun terakhir.

Dalam sidang pengajuan pembebasan bersyarat, dia mengaku dirinya sangat relijius dan merupakan seorang "Kristen yang taat".

Di lembaga pemasyarakatan, dia bekerja sebagai juru tulis dan porter pada sebuah blok khusus. Dia ditempatkan di sana demi keselamatannya sendiri.

'Isolasi dan kesepian'

Chapman terkenal membawa buku karya JD Salinger berjudul Catcher in the Rye saat membunuh John Lennon.

Saat mendiskusikan kecintaannya pada buku tersebut, dia menuturkan bagaimana dirinya bisa merasakan perasaan "isolasi" dan "kesepian" karakter utama dalam novel itu.

Dia lanjut mengatakan bahwa dirinya layak dijatuhi hukuman mati—yang dihapuskan di Negara Bagian New York pada 2007 walau eksekusi terakhir berlangsung pada 1963.

"Ketika Anda dengan sadar merencanakan pembunuhan seseorang dan tahu itu salah dan Anda melakukannya untuk diri Anda, itulah hukuman mati menurut pendapat saya," kata Chapman.

"Beberapa orang tidak sependapat dengan saya, namun semua orang berhak mendapat kesempatan kedua sekarang."

Ditanya apakah keadilan telah ditegakkan, Chapman berujar: "Nol, saya tidak berhak apa-apa."

"Jika hukum dan Anda memilih untuk meninggalkan saya di sini seumur hidup, saya tidak mengeluarkan keluhan apapun."

Dalam putusannya, Dewan Departemen Lembaga Pemasyarakatan New York dan Pengawasan Komunitas mengatakan pernyataan Chapman bahwa "dikenal punya reputasi buruk membawa kejayaan" meresahkan.

Untuk itu, mereka merekomendasikan Chapman "bertumbuh secara pribadi dan produktif menggunakan waktu".

Dewan juag mencatat bagaimana "aksi egois [Chapman] mencuri kesempatan bagi para fans di masa depan untuk mengalami kata-kata inspirasi yang diberikan artis ini bagi jutaan orang".

"Aksi keji Anda menyakitkan bukan hanya pada keluarga dan mantan anggota band, melainkan dunia," sebut dewan.

Chapman berpeluang kembali mengajukan pembebasan bersyarat dua tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Via Vallen, 5 Artis Ini Alami Teror hingga Dibunuh Penggemar

Selain Via Vallen, 5 Artis Ini Alami Teror hingga Dibunuh Penggemar

Entertainment | Senin, 06 Juli 2020 | 13:10 WIB

Dul Jaelani Yakin John Lennon Meninggal Sebagai Seorang Muslim

Dul Jaelani Yakin John Lennon Meninggal Sebagai Seorang Muslim

Entertainment | Selasa, 14 April 2020 | 19:06 WIB

Fantastis, Secarik Kertas Lirik "Hey Jude" Laku Terjual Rp 14 Miliar

Fantastis, Secarik Kertas Lirik "Hey Jude" Laku Terjual Rp 14 Miliar

Lifestyle | Minggu, 12 April 2020 | 10:30 WIB

Kreatif, Lagu The Beatles Diadaptasi Ajak Publik Rajin Cuci Tangan

Kreatif, Lagu The Beatles Diadaptasi Ajak Publik Rajin Cuci Tangan

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2020 | 12:35 WIB

Viral Kalender The Beatles 1964 Sama dengan Tahun 2020, Intip Faktanya!

Viral Kalender The Beatles 1964 Sama dengan Tahun 2020, Intip Faktanya!

Lifestyle | Senin, 13 Januari 2020 | 05:00 WIB

Top 3 Lifestyle : Kentut Pembasmi Serangga, Kacamata John Lennon Dilelang

Top 3 Lifestyle : Kentut Pembasmi Serangga, Kacamata John Lennon Dilelang

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2019 | 21:00 WIB

Kacamata Bulat Bergagang Patah Milik John Lennon Dihargai 2,5 Miliar

Kacamata Bulat Bergagang Patah Milik John Lennon Dihargai 2,5 Miliar

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2019 | 12:39 WIB

Jarang Terungkap, 5 Pria Terkenal Ini Ternyata Anak Adopsi

Jarang Terungkap, 5 Pria Terkenal Ini Ternyata Anak Adopsi

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 12:06 WIB

Terkini

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×