Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN Aidit

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Jum'at, 25 September 2020 | 13:26 WIB
Koar-koar Isu PKI Bangkit, Gatot Nurmantyo Kena Skakmat Putra DN Aidit
Gatot Nurmantyo (kiri) dan Ilham Aidit (kanan). [Suara.com]

Sebab, menurut Ilham Aidit, semua orang pun telah mengetahui Gatot dicopot lantaran masa baktinya memang telah habis.

Di lain sisi, Ilham Aidit justru menilai pengungkapan Gatot tersebut sarat muatan politis.

"Seratus persen itu agenda politik, dia menjajakan pandangan politik dia, dan mudah juga dibaca di belakang itu siapa," ucap Ilham Aidit.

Menurut Ilham Aidit, apa yang dilakukan oleh Gatot sebagai sosok yang memiliki ambisi untuk maju menjadi calon presiden tak lebih sebagai penjajaan diri untuk menggalang basis masa pendukung di Pilpres 2024.

Dia menyebut, apa yang dilakukan Gatot dengan memunculkan isu PKI adalah menduplikasi cara rezim Orde Baru dalam memuncaki kejayaannya.

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa rezim Orde Baru pada masanya mampu berkuasa hingga puluhan tahun tidak lain dengan menggunakan narasi propaganda patriotisme dengan alih-alih menyelamatkan NKRI dan Pancasila dari PKI.

Padahal, Ilham Aidit sendiri meragukan ihwal adannya kebangkitan PKI di era kekinian.

"Ini mereka mencoba menduplikasi kalau menurut saya, menduplikasi kejayaan itu (rezim Orde Baru). Walaupun itu saya bilang justru tidak strategis, karena semua orang sudah mulai pintar dan tahu bahwa soal PKI adalah pelaku kudeta penuh tanda tanya besar," katanya.

"Kedua juga orang sudah melek bahwa kekisruhan yang selama ini muncul juga bukan karena ada neo-PKI, tapi lebih ke intoleran, radikalisme, dan sebagainya," imbuh Ilham Aidit.

baca juga

Ia berpendapat bahwa paham komunisme sendiri kekinian menurutnya tidak lagi memunyai ruang di dunia. Meski, masih ada beberapa negara di Eropa yang menganut paham tersebut.

"Berbeda di tahun 50an, 60an di mana sepertiga dunia itu menganut komunisme, paham itu. Berbeda sekali, enggak ada ruang," ujarnya.

Terlebih, Ilham Aidit mengemukakan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling khawatir akan adanya partai komunis.

Berbeda dengan negara-negara lain yang tidak begitu takut atau khawatir lantaran mereka meyakini bahwa partai komunis kekinian tidak lagi laku atau memiliki tempat.

"Tetapi di Indonesia, begitu ada niatan, begitu mereka mulai berkumpul untuk membuat partai (komunis) udah pasti lumat itu," katanya menambahkan.

Barisan orang kalah

Tak hanya itu, Ilham Aidit menilai pengungkapan eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang mengaku bergabung dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) lantaran adanya kebangkitan PKI gaya baru di Indonesia, adalah omong kosong.

Sebab, menurut Ilham Aidit, paham komunisme sejati tidak lagi memiliki ruang di dunia, termasuk di Indonesia.

Ilham Aidit menyoroti ihwal narasi Gatot yang kerap berkoar-koar ingin 'menyelamatkan' Indonesia.

Dia justru menduga kalau Gatot dan kawan-kawannya yang tergabung di KAMI justru memiliki niatan politikus lain di balik koar-koarnya tersebut.

"Ini KAMI ini aliansi untuk menyelamatkan Indonesia. Kebayang nggak sih orang-orang yang mengatakan bahwa mereka akan menyelamatkan Indonesia hanya terdiri dari 30-40 orang?" kata Ilham Aidit.

"Padahal sebuah negara yang besar itu ketika harus selamat itu butuh sebuah lembaga, badan-badan, departemen yang mengatur itu semua. Jadi saya bilang ini omong kosong besar," Ilham menambahkan.

Terlebih, menurut Ilham Aidit, Gatot Cs yang tergabung di dalam KAMI tidak lain hanyalah segelintir orang 'kalah'.

Sebab, sebagian besar dari tokoh-tokoh yang tergabung di dalam KAMI merupakan lawan politik Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat Pilpres 2020.

"Sebetulnya notabenenya mereka adalah orang-orang yang kalah. Siapa sih yang enggak tahu, Rizal Ramli, Din Syamsuddin, kemudian Rocky Gerung, itu orang-orang yang udah terlempar dari pusaran politik," ujar Ilham Aidit.

Lebih lanjut, Ilham Aidit juga menilai apa yang dilakukan Gatot Cs tidak lain hanya untuk mengaktualisasikan diri di panggung elite. Padahal, mereka menurutnya tidak lain hanyalah orang-orang yang 'kalah'.

Untuk itu, Ilham Aidit, justru menyarankan Gatot Cs alangkah baiknya mendirikan sebuah partai.

Bukan justru koar-koar ingin menyelamatkan Indonesia dari PKI persis menduplikasi propaganda rezim orde baru alias Orba masa kepemimpinan Presiden Soeharto.

"Dan seandainya mereka mengatakan kami akan mengaspirasikan ya boleh-boleh saja. Tapi ambil aspirasi yang melalui jalur yang benar. Kalau mereka berani bikin lah partai dan bertarung di parlemen. Itu pengecut banget mau disebut hebat tapi bertarungnya enggak mau."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putra DN Aidit Sarankan Gatot Nurmantyo Cs untuk Bikin Partai Politik

Putra DN Aidit Sarankan Gatot Nurmantyo Cs untuk Bikin Partai Politik

News | Jum'at, 25 September 2020 | 13:04 WIB

Putra DN Aidit soal KAMI: Gatot Cs Hanya Sekumpulan Orang-orang Kalah

Putra DN Aidit soal KAMI: Gatot Cs Hanya Sekumpulan Orang-orang Kalah

News | Jum'at, 25 September 2020 | 12:30 WIB

Gatot Nurmantyo Sebut PKI Bangkit, Putra DN Aidit: Masyarakat Sudah Pintar

Gatot Nurmantyo Sebut PKI Bangkit, Putra DN Aidit: Masyarakat Sudah Pintar

Jabar | Jum'at, 25 September 2020 | 12:03 WIB

Pembodohan, Anak DN Aidit Pernah Kesal dengan Gatot Serukan Nobar Film PKI

Pembodohan, Anak DN Aidit Pernah Kesal dengan Gatot Serukan Nobar Film PKI

News | Jum'at, 25 September 2020 | 11:36 WIB

Cerita Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Sobek-sobek Surat Panglima TNI

Cerita Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Sobek-sobek Surat Panglima TNI

Jogja | Jum'at, 25 September 2020 | 11:19 WIB

Ilham Aidit : Gatot Nurmantyo Koar-Koar Isu PKI, Duplikasi Cara Orba

Ilham Aidit : Gatot Nurmantyo Koar-Koar Isu PKI, Duplikasi Cara Orba

Sumsel | Jum'at, 25 September 2020 | 11:14 WIB

Sindir Gatot Nurmantyo Soal Video, Ilham Aidit: 100 Persen Agenda Politik!

Sindir Gatot Nurmantyo Soal Video, Ilham Aidit: 100 Persen Agenda Politik!

Jatim | Jum'at, 25 September 2020 | 09:47 WIB

Gatot Nurmantyo dan Film PKI, Ilham Aidit: 100% Itu Agenda Politik

Gatot Nurmantyo dan Film PKI, Ilham Aidit: 100% Itu Agenda Politik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2020 | 09:25 WIB

Terkini

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×