Syarat Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020 Lengkap

Dany Garjito | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 16:12 WIB
Syarat Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020 Lengkap
Ilustrasi beasiswa. (Shutterstock)

Suara.com - Pendaftaran Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibuka mulai dari 21 Septermber 2020 hingga 3 Oktober 2020. Program ini meliputi beasiswa yang dikhususkan untuk jenjang Sarjana, Magister dan Doktoral yang telah menempuh perkuliahan maksimal di semester 2 maupun mahasiswa baru yang telah memiliki surat telah diterima di perguruan tinggi. Peserta yang akan diterima adalah yang memiliki prestasi di tingkat internasional maupun nasional yang akan dinilai dari kontribusi dalam berbagai bidang yang telah digeluti.

Simak juga artikel tentang 'Cara Daftar Beasiswa' ya!

Apa saja persyaratan untuk mengikuti beasiswa unggulan Kemendikbud untuk para mahasiswa? Berikut adalah syarat Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020.

Persyaratan Umum:

  • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional;
  • Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain; dan
  • Diterima pada perguruan tinggi terakreditasi.

Persyaratan Khusus Program Sarjana:

  • Memiliki usia paling tinggi 22 tahun;
  • Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
  • Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00;
  • dan Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan: (a). Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”; dan (b). Essay/karangan ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas ukuran A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.
Ilustrasi beasiswa pendidikan. (Shutterstock)
Ilustrasi beasiswa pendidikan. (Shutterstock)

Syarat Khusus Program Magister:

  • Berusia paling tinggi 32 tahun;
  • Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
  • Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
  • Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  • Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis).

Syarat Khusus Program Doktoral:

  • Berusia paling tinggi 40 tahun;
  • Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
  • Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
  • Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  • Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).

Persyaratan dokumen:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going).
  • LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah).
  • Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going).
  • ljazah dan transkrip nilai terakhir. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan).
  • Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat).
  • Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (download di situs resmi).
  • Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (download di situs resmi).
  • Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten.
  • Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.  

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri

PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:00 WIB

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:15 WIB

Berapa Biaya Hidup Bulanan LPDP? Ini Bedanya di Dalam dan Luar Negeri

Berapa Biaya Hidup Bulanan LPDP? Ini Bedanya di Dalam dan Luar Negeri

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:25 WIB

LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa

LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:25 WIB

Dipaksa Cukup untuk Segala Hal, Ironi Pendidikan Masyarakat Menengah

Dipaksa Cukup untuk Segala Hal, Ironi Pendidikan Masyarakat Menengah

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 12:15 WIB

Ketika Prestasi Tidak Menjamin Jalan Pendidikan Menjadi Lebih Mudah

Ketika Prestasi Tidak Menjamin Jalan Pendidikan Menjadi Lebih Mudah

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 08:35 WIB

Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa

Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 16:40 WIB

Dari Gelanggang Silat ke Beasiswa Juara, Spirit Mimpi Guru Matematika!

Dari Gelanggang Silat ke Beasiswa Juara, Spirit Mimpi Guru Matematika!

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

Di KTT ASEAN, Prabowo Sebut Diversifikasi Energi Kini Jadi Kebutuhan Mendesak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:46 WIB