Viral Pemotor Nekat Terobos Jalan Cor Beton Basah, Bikin Publik Meradang

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 15:48 WIB
Viral Pemotor Nekat Terobos Jalan Cor Beton Basah, Bikin Publik Meradang
Pemotor terobos jalan yang dicor basah (IG/camerapenjurunews)

Suara.com - Media sosial dibuat geram dengan aksi pemotor nekat terobos jalan yang sedang dicor beton. Akibatnya, jalan tersebut rusak dan menyisakan bekas roda sepeda motor.

Aksi pemotor tersebut diunggah oleh akun Instagram @camerapenjurunews. Aksi pemotor itu membuat publik meradang.

"Pengendara motor ini sempat bikin kesal warga, lantaran nekat menerobos jalan yang sedang dibeton," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (26/9/2020).

Dalam video singkat itu, tampak pengendara motor matik sudah berada di tengah-tengah jalan yang sedang dicor beton.

Ban motor tersebut menyisakan bekas di atas jalan cor beton lantaran kondisi beton masih basah.

Si pengendara tampak memundurkan motornya hingga keluar dari area jalan yang dibeton.

Pemotor terobos jalan yang dicor basah (IG/camerapenjurunews)
Pemotor terobos jalan yang dicor basah (IG/camerapenjurunews)

Bekas tapak sepatu si pengendara juga membekas di atas jalan yang baru dibangun tersebut.

Aksi pemotor itu langsung menjadi sorotan warga sekitar. Warga hingga para petugas proyek beramai-ramai menyoraki si pemotor.

Menurut keterangan yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di daerah Pasir Muncang, Jawa Barat.

Warga sekitar telah memasang portal pemberitahuan bahwa jalan tersebut sedang dalam perbaikan. Namun, si pemotor diduga tak mengindahkan portal tersebut hingga nekat menerobos masuk ke jalan yang sedang dibeton.

"Entah karena tidak memperhatikan atau terburu-buru, pengendara tersebut nekat masuk ke jalur yang sedang dicor (masih basah)," imbuhnya.

Usai pemotor tersebut pergi, para petugas proyek langsung memperbaiki jalanan yang telah rusak itu.

Video ksi pemotor menerobos ke jalan yang sedang dicor tersebut mendadak viral di media sosial. Hingga Sabtu sore, video tersebut telah disaksikan lebih dari 17 ribu pengguna.

Banyak warganet yang meradang melihat ulah si pemotor. Pasalnya, aksi mereka telah merugikan banyak orang.

"Ya Allah kasihan petugasnya, kerja ulang," ujar @yolandarikawidy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral Pemotor Menunggu Kereta Api Lewat Bikin Deg-degan

Video Viral Pemotor Menunggu Kereta Api Lewat Bikin Deg-degan

Otomotif | Sabtu, 26 September 2020 | 15:12 WIB

Oknum Satpol PP Marahi Pelanggar Prokes, Wali Kota Singkawang Bertindak

Oknum Satpol PP Marahi Pelanggar Prokes, Wali Kota Singkawang Bertindak

Kalbar | Sabtu, 26 September 2020 | 14:21 WIB

Parah! Pria Ini Nantang Pengendara Truk, Akhinya Keseruduk dan Terpental

Parah! Pria Ini Nantang Pengendara Truk, Akhinya Keseruduk dan Terpental

Kaltim | Sabtu, 26 September 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB