Yunarto ke Tengku Zul: Keturunan PKI Belum Tentu Otaknya Politik Kaya Anda

Rifan Aditya | Hernawan | Suara.com

Minggu, 27 September 2020 | 10:08 WIB
Yunarto ke Tengku Zul: Keturunan PKI Belum Tentu Otaknya Politik Kaya Anda
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya buka suara menanggapi pernyataan Tengku Zulkarnain terkait dengan anak cucu Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam cuitannya, Yunarto Wijaya tampak tak sepenuhnya sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut.

Menurutnya, anak cucu keturunan orang-orang Partai Komunis Indonesia tidak melulu memikirkan soal politik. Sementara Tengku Zul sendiri yang menyebut bahwa ada kemungkinan sejumlah anak cucu orang-orang Komunis tersebut juga akan terlibat dalam percaturan politik Indonesia.

"Anak cucu PKI belum tentu otaknya politik mulu kayak anda Ayah," kata Yunarto, Sabtu (26/9/2020).

Yunarto menuturkan bahwa bisa saja mereka saat ini hanya sekadar bekerja guna memenuhi kehidupan keluarga sehari-hari. Lagi pula, tidak ada seorang pun yang bisa memilih ia dilahirkan dari orang tua dengan latar belakang partai tertentu.

Cuitan Yunarto Wijaya Tanggapi Pernyataan Tengku Zul (Twitter/@Yunartowijaya).
Cuitan Yunarto Wijaya Tanggapi Pernyataan Tengku Zul (Twitter/@Yunartowijaya).

"Mungkin mereka sekedar bekerja atau berusaha buat hidupin keluarganya, boro-boro mikirin bikin partai, anak atau cucunya tidak pernah minta dilahirkan dari ayah dan ibu berpartai apa," tegasnya.

Untuk diketahui, Tengku Zulkarnain sebelumnya membuat voting lewat akun Twitter miliknya, Sabtu (26/9/2020).

Voting yang dibuatnya tersebut ada kaitannya dengan anak cucu PKI dan kemungkinan sepak terjangnya dalam perpolitikan di masa kini.

Dalam cuitannya, Tengku Zul mengatakan bahwa votting itu dibuat untuk menghindari kisruh akan PKI.

"Kita buat Poling biar tidak kisruh PKI," ucap Tengku.

Kemudian, Wasekjend MUI ini mengaitkan kemungkinan apabila TAP MPRS no. XXV tahun 1966 dicabut seperti yang pernah diperjuangkan oleh sebuah partai pada 2003 silam.

"Andaikan TAP MPRS no. XXV tahun 1966 DICABUT seperti yg pernah diperjuangkan satu Partai X, tahun 2003 dulu apakah Anak Cucu PKI akan membuat Partai Komunis Perjuangan Indonesia (PKIP) atau tetap gabung Partai yg ada?" jelasnya.

Tengku Zulkarnain membuat tiga opsi yang bisa dipilih oleh warganet.

Adapun opsi pilihan yang muncul adalah membuat partai PKIP (Partai Komunis Perjuangan Indonesia), gabung ke partai lama, dan tidak bergabung dalam keduanya.

Hingga artikel ini dibuat, polling yang dibuka oleh Tengku Zul telah memperoleh sekitar 3.000 respons. Kebanyakan dari warganet yang ikut andil dalam voting memilih opsi tidak keduanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Bijak Fico Fachriza Buat Orang-orang yang Masih Ungkit PKI

Pesan Bijak Fico Fachriza Buat Orang-orang yang Masih Ungkit PKI

Entertainment | Sabtu, 26 September 2020 | 17:35 WIB

Protes ke Guru soal PKI, Fico Fachriza: Mau Jelekin Kakek Saya Terus?

Protes ke Guru soal PKI, Fico Fachriza: Mau Jelekin Kakek Saya Terus?

Entertainment | Sabtu, 26 September 2020 | 16:05 WIB

Kerabat Pemimpin PKI, Fico Fachriza Alami Diskriminasi di Sekolah

Kerabat Pemimpin PKI, Fico Fachriza Alami Diskriminasi di Sekolah

Entertainment | Sabtu, 26 September 2020 | 14:10 WIB

Terkini

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB