Profil Menteri Kesehatan Terawan yang Disindir Najwa Shihab

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 29 September 2020 | 12:48 WIB
Profil Menteri Kesehatan Terawan yang Disindir Najwa Shihab
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto (tengah) memberikan keterangan pers terkait dua WNI yang positif terkena virus Corona di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (2/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Letnan Jenderal TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan sedang menjadi perbincangan karena tidak hadir dalam acara Mata Najwa. Berikut profil Menteri Kesehatan Terawan.

Dalam wawancara itu, kursi untuk Menkes Terawan dibiarkan kosong dan Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong tersebut. Sebelumnya, Menteri Terawan juga sempat menjadi perbincangan setelah mengenalkan terapi cuci otak atau brain wash untuk penderita stroke.

Terawan mulai menjadi dokter tentara pada tahun 1990 dan mulai ditugaskan di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sejak tahun 2015. Terawan sempat ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk merawat almarhumah ibu Ani Yudhoyono. Berikut Profil Menteri Kesehatan Terawan selengkapnya.

Mantan Dokter Militer

Dr. dr. Terawan Agus Putranto lahir di Yogyakarta, 5 Agustus 1964. Menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia sejak 23 Oktober 2019. Sebelum menjabat sebagai Menteri Kesehatan, Terawan adalah seorang dokter militer dan menjabat sebagai ketua Tim Dokter Kepresidenan.

Terawan merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Kemudian Terawan masuk menjadi anggota TNI AD dan mulai di tugaskan ke beberapa daerah seperti Lombok, Bali dan Jakarta.

Spesialis Radiologi

Untuk memperdalam ilmu kedokteranya, Terawan melanjutkan pendidikan di Universitas Airlangga, Surabaya. Disana ia mengambil jurusan Spesialis Radiologi.

Menurutnya ilmu radiologi di Indonesia belum banyak berkembang. Terawan berhasil menyelesaikan studinya pada usai 40 tahun. Tak sampai disitu saja, Terawan kembali menempuh studi doctor di Universitas Hasanuddin, Makassar dan lulus pada tahun 2013.

Kontroversi Menteri Terawan

Dr. Terawan memiliki seorang istri bernama Ester Dahlia dan seorang anak bernama Abraham Apriliawan Putranto. Menteri Kesehatan Terawan sempat menuai kontroversi setelah mencetuskan sebuah metode penyembuhan yang disebut sebagai “Terawan Theory” yaitu sebuah teori yang dikenal dengan metode cuci otak untuk para penderita stroke.

Akibat dari praktik yang dia lakukan sebelum ada uji ilmiah, Terawan dipecat oleh Majelis Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia. Terawan juga menuai kontroversi saat menangani kasus covid-19 di Indonesia.

Terawan di kritik karena sikapnya yang anti-sains dan arogan dalam menangani kasus covid-19 di Indonesia. Terawan mengungkapkan bahwa virus covid-19 tidak lebih bahaya dari virus-virus flu biasa.

Dia juga menyatakan bahwa kasus kematian akibat virus flu lebih banyak daripada virus covid-19. Menurutnya membeli dan memakai masker untuk menghindari virus covid-19 itu sia-sia.

Demikian profil Menteri Kesehatan Terawan yang dapat Anda simak secara singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknik Kursi Kosong Najwa Shihab, Benar Bisa untuk Terapi Psikologis?

Teknik Kursi Kosong Najwa Shihab, Benar Bisa untuk Terapi Psikologis?

Health | Selasa, 29 September 2020 | 10:50 WIB

Najwa Shihab Tanya Keberadaan Menkes, Kemenkes: Alhamdulillah Bapak Sehat!

Najwa Shihab Tanya Keberadaan Menkes, Kemenkes: Alhamdulillah Bapak Sehat!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2020 | 08:52 WIB

Terawan Menghilang saat Pandemi Covid-19, Najwa Shihab: Siap Mundur, Pak?

Terawan Menghilang saat Pandemi Covid-19, Najwa Shihab: Siap Mundur, Pak?

News | Selasa, 29 September 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB