Array

Terbakar Cemburu, Ibu Tega Bunuh Anak Kandung dan Buang Jasadnya ke Hutan

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 11:04 WIB
Terbakar Cemburu, Ibu Tega Bunuh Anak Kandung dan Buang Jasadnya ke Hutan
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Suara.com - Seorang ibu tega membunuh putra kandungnya dan membuang jasadnya ke dalam kantong plastik bersama dengan mainan kesayangan putranya tersebut.

Menyadur The Sun, Sabtu (3/10/2020) Caroline Carrilho Correia mengaku kepada petugas bahwa dia telah membunuh putranya yang berusia tiga tahun di Parana, Brasil, pada Selasa (29/9).

Caroline ditemukan dengan kondisi berdarah di tepi sungai terdekat setelah diduga mencoba untuk bunuh diri.

Tersangka kemudian mengaku bahwa dia telah membunuh putranya sendiri, Isaac Carrilho Barbosa dan meninggalkan jasadnya di hutan terdekat.

Jasad bocah berusia tiga tahun tersebut ditemukan di dalam tas berisi mainan tidak jauh dari lokasi Caroline ditemukan.

Tidak ada motif yang dijelaskan pada kasus pembunuhan tersebut, meskipun ada dugaan bahwa sang ibu merasa cemburu karena suaminya mencurahkan begitu banyak perhatian pada anak tersebut.

Wanita 29 tahun tersebut ditangkap dan didakwa dengan pasal pembunuhan setelah dilarikan ke rumah sakit - di mana dia menjalani operasi di kedua pergelangan tangannya.

Penyelidik sedang menyelidiki di mana dan kapan anak itu meninggal, tetapi saat ini diyakini bocah tersebut meninggal karena dicekik.

Pengacara Caroline, Igor Jose Ogar, mengatakan kepada Extra: "Dia dirawat di rumah sakit dan dibius. Para dokter mengatakan dia tidak dalam kondisi siap untuk berbicara kepada penyelidik atau bahkan saya sendiri.

Baca Juga: Volkswagen Setuju Bayar Kompensasi Pekerja Korban Diktator Militer Brasil

"Dia masih perlu menjalani evaluasi psikiatris, dan kami akan meminta pengadilan untuk itu." tambahnya.

Ayah anak itu, yang tinggal bersama mereka dan telah menikah dengan Correia selama delapan tahun, terlihat di rumah sakit untuk mengidentifikasi jasad putranya.

Dia kemudian pergi ke kantor polisi untuk berbicara dengan penyelidik tetapi terlalu emosional dan terguncang untuk memberikan keterangan kepada wartawan.

"(Ayahnya) ada di sini untuk mendapatkan panduan otopsi. Tadinya saya akan mengumpulkan kesaksiannya, tetapi ternyata dia begitu terguncang secara emosional dengan kesedihan di saat yang begitu menyedihkan." jelas Kepala polisi Nasser Salmen.

"Saya memintanya untuk datang ke sini dan memberikan kesaksiannya pada saat yang lebih tepat.

"Saya berpikir untuk merebut ponselnya, tetapi dia terus menatap perangkat itu dan menangis sepanjang waktu melihat foto anak itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI