Harga Tes Swab Mahal, PAN: Harus Disubsidi Agar Terjangkau Masyarakat

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:23 WIB
Harga Tes Swab Mahal, PAN: Harus Disubsidi Agar Terjangkau Masyarakat
Petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melakukan tes swab terhadap sejumlah ASN di lingkungan kantor gubernur Kalbar. (Suara.com/Eko Susanto)

Suara.com - Pelaksana Harian atau Plh Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay mendorong pemerintah membuat standar harga tes swab, supaya bisa terjangkau oleh masyarakat luas. Pasalnya harga tes swab saat ini di berbagai tempat pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau klinik masih tergolong mahal dan sulit terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

"Swab test ini kan sangat penting. Masyarakat dianjurkan untuk melaksanakan test minimal sekali dua minggu, jika harganya mahal tentu masyarakat akan kesulitan," kata Saleh kepada wartawan, Sabtu (3/10/2020).

Dia menuturkan, yang membutuhkan tes swab dari berbagai lapisan masyarakat tanpa pandang strata sosial, kaya maupun miskin. Sehingga siapapun ketika membutuhkan tes swab harus bisa terjangkau.

"Covid-19 tidak pernah mengenal status sosial, oleh karena itu semuanya harus berhati-hati dan waspada," ujarnya.

Saleh berharap masyarakat kemampuan ekonomi lemah juga dapat melakukan tes swab dengan harga yang terjangkau. Masyarakat akan terbebani jika harga sekali tes swab yang direncanakan oleh pemerintah dengan harga maksimal masih Rp900 ribu. Sebagaiman diketahui sampai saat ini harga sekali tes swab masih mahal, sekitar Rp1,8 juta.

"Bagi masyarakat yang kemampuan ekonominya lemah diharapkan tetap dapat melakukan tes swab, namun biayanya disubsidi pemerintah. Kalau masyarakat menengah ke bawah dibebani dengan harga tes swab sebesar Rp900 ribu, tentu mereka akan kesulitan. Karena itu perlu anggaran negara untuk membantu mereka," tuturnya.

Tak hanya itu, kata Saleh, meski adanya penetapan batas tertinggi harga tes swab, namun itu belum lengkap. Sebab sanksi kepada fasilitas kesehatan dan laboratorium yang melanggar tidak tegas. Sehingga dikhawatirkan aturan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik.

"Aturan ini sebaiknya diisi juga dengan sanksi. Dengan begitu semuanya bisa mematuhi," katanya.

Sebelumnya Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan batas harga tertinggi tes usap (swab test) mandiri dengan metode real-time polymerase chain reaction (RT PCR) dalam menangani penyebaran Covid-19.

baca juga

Berdasarkan kajian dan analisis bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kemenkes menetapkan harga swab test paling mahal Rp 900 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Krisis Introspeksi Pejabat: Mengapa Pemerintah Sulit Mengakui Kesalahan?

Krisis Introspeksi Pejabat: Mengapa Pemerintah Sulit Mengakui Kesalahan?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

Kemarahan Publik: Indikator Kebijakan Benar-benar Berpihak Kepada Rakyat

Kemarahan Publik: Indikator Kebijakan Benar-benar Berpihak Kepada Rakyat

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:30 WIB

Sudah Saatnya Standar Pendidikan Kepala Daerah Dinaikkan

Sudah Saatnya Standar Pendidikan Kepala Daerah Dinaikkan

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:20 WIB

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Negara Kaya Bahan Tambang Tapi Rakyat Tetap Bayar Pajak Tinggi: Salah Siapa?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi

Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kritik kepada Pemerintah Bukan Berarti Sedang Mencari Pengganti Presiden

Kritik kepada Pemerintah Bukan Berarti Sedang Mencari Pengganti Presiden

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten

Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 07:30 WIB

Dari Istana ke Paspor: Mengapa Politik Menentukan Kesempatan Kerja?

Dari Istana ke Paspor: Mengapa Politik Menentukan Kesempatan Kerja?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:45 WIB

Ketika Negara Tidak Kompak, Rakyat Harus Apa?

Ketika Negara Tidak Kompak, Rakyat Harus Apa?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:36 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×