Dianggap Aib, Kakek-Nenek Bunuh Cicit Usia 2 Hari, Dibuang di Semak-semak

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 21:28 WIB
Dianggap Aib, Kakek-Nenek Bunuh Cicit Usia 2 Hari, Dibuang di Semak-semak
Ilustrasi pembunuhan bayi. (Pixabay)

Suara.com - Pasangan lansia di India tega menghabisi nyawa cicitnya yang berusia dua hari lantaran dianggap aib keluarga. Bayi perempuan itu lahir dari hubungan terlarang.

Menyadur Gulf News, Senin (5/10/2020), bayi yang telah meninggal itu lalu ditinggalkan begitu saja di daerah semak-semak kota Bhopal, Madhya Pradesh.

Aksi keji kakek dan nenek ini terungkap tak lama setelah penemuan jasad sang bayi. Polisi telah menetapkan perempuan itu dan suaminya sebagai tersangka.

Kepolisian setempat mengatakan sang nenek menikam bayi itu dengan pisau, meninggalkan puluhan luka tusuk di tubuhnya.

Awalnya, polisi mengira bayi malang ini dibunuh oleh binatang. Tapi dugaan perubah ketika hasil autopsi menunjukkan ada 80 luka tusuk di tubuh anak perempuan itu.

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

Penyelidikan pun dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari rumah sakit tentang bayi perempuan yang baru lahir dalam waktu sepekan.

Semua rekaman kamera CCTV yang dipasang hingga lima kilometer dari lokasi kejadian juga tak luput dari pemeriksaan.

Hasil penyelidikan mengungkak Vidyabai dan suaminya, Puran Sigh, berada di balik pembunuhan anak dari cucunya ini.

Kepada polisi, keduanya mengaku cucu perempuannya hamil sejak Januari setelah menjalin hubungan terlarang dengan seorang pemuda.

Khawatir bayi itu akan menjadi aib keluarga, pasangan ini lantas memutuskan untuk menghabisi nyawa anak kecil tersebut.

Polisi telah menemukan pisau dan bilah yang digunakan dalam insiden tersebut dan mengajukan kasus pembunuhan sesuai dengan bagian yang relevan dari KUHP India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu, Pemulung Kehilangan Bayi Kembar dalam Kandungan Akibat Tabrak Lari

Pilu, Pemulung Kehilangan Bayi Kembar dalam Kandungan Akibat Tabrak Lari

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:30 WIB

Bayi Dibuang di Ngaglik, Ditemukan dengan Tulisan "Tolong" di Kertas

Bayi Dibuang di Ngaglik, Ditemukan dengan Tulisan "Tolong" di Kertas

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:51 WIB

Bayi Usia 2 Hari Ditikam 100 Kali Pakai Obeng, Dibuang di Kuil

Bayi Usia 2 Hari Ditikam 100 Kali Pakai Obeng, Dibuang di Kuil

News | Rabu, 30 September 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB