Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Filipina Tetap Izinkan Mal Buka

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 05 Oktober 2020 | 21:29 WIB
Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Filipina Tetap Izinkan Mal Buka
Anggota polisi memeriksa identifikasi karantina yang diperlukan dari penduduk di Navotas, pinggiran kota Manila, Filipina, Kamis (16/7). [Ted ALJIBE / AFP]

Suara.com - Pemerintah Filipina telah mengizinkan mal dan beberapa bisnis untuk dibuka kembali meski angka kematian akibat Covid-19 mencatatkan peningkatan.

Menyadur The Straits Times, hingga Senin (5/10/2020), kasus infeksi virus Corona di Filipina secara keseluruhan hampir menyentuh angka 325 ribu orang.

Sementara kematian akibat Covid-19 meningkat lebih dari 1.900 pada September. Itu merupakan peningkatan tertinggi bulanan sejak dimulainya pandemi.

Meski kondisi pandemi virus Corona di Filipina tak membaik, Satuan tugas melawan wabah virus telah menyetujui rekomendasi manajer ekonomi untuk membuka kembali lebih banyak industri dan transportasi umum.

Hal itu dikatakan juru bicara Presiden Rodrigo Duterte Harry Roque pada sebuah briefing pada Senin (5/10/2020).

Toko-toko penting di mal dan penukaran uang, sekarang diizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh, kata Roque.

Selain itu, restoran sekarang dapat beroperasi sepanjang waktu, sementara mal dapat tetap buka hingga pukul 11 malam. Salon dan tukang cukur juga dapat beroperasi dengan kapasitas 75 persen.

Klasifikasi karantina saat ini diharapkan akan dipertahankan, dan hanya akan diubah sebagai pilihan terakhir jika kasus Covid-19 meningkat, kata Roque.

Krisis ekonomi menjadi salah satu faktor pemerintah Filipina menerapkan kebijakan membuka sektor-sektor bisnis kendati kasus infeksi virus Corona melonjak.

baca juga

Filipina mencari keseimbangan antara mengurangi wabah terburuk di Asia Tenggara dan menghidupkan kembali ekonomi yang jatuh ke dalam resesi pada kuartal kedua.

Kontraksi ekonomi, yang diproyeksikan sebesar 6,6 persen tahun ini, mungkin membalikkan pencapaian negara dalam pengurangan kemiskinan, menurut Sekretaris Perencanaan Sosial Ekonomi Karl Chua.

Dia mengatakan angka kemiskinan untuk sementara mungkin naik menjadi 17,5 persen meskipun tujuan pemerintah untuk menguranginya menjadi 14 persen pada tahun 2022 tetap dapat dicapai.

Data terbaru Bank Pembangunan Asia menunjukkan sekitar 16,6 persen dari populasi hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2018.

Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan pelacakan kontak yang lebih baik akan menjadi faktor penting dalam memperlambat penyebaran virus Corona di Filipina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Bertambah, Kasus Covid-19 di Filipina Sudah Lebih dari 320.000

Terus Bertambah, Kasus Covid-19 di Filipina Sudah Lebih dari 320.000

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Filipina laporkan 2.415 kasus Covid-19, Indonesia Lebih dari 4.100

Filipina laporkan 2.415 kasus Covid-19, Indonesia Lebih dari 4.100

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 17:13 WIB

Satu WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina Tewas Tertembak

Satu WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf di Filipina Tewas Tertembak

News | Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:59 WIB

WNI Sandera Abu Sayyaf Meninggal di Tengah Baku Tembak

WNI Sandera Abu Sayyaf Meninggal di Tengah Baku Tembak

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:05 WIB

Pembatasan Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Meningkat

Pembatasan Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Meningkat

News | Rabu, 30 September 2020 | 20:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×