Haru! Ojol Ubah Motor Jadi Ambulans Demi Menyelamatkan Pendemo

Rifan Aditya , Farah Nabilla

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:52 WIB
Haru! Ojol Ubah Motor Jadi Ambulans Demi Menyelamatkan Pendemo
Ojol jadi ambulans bantu pendemo yang terluka. (Facebook/Sudirman Asun)

Suara.com - Beragam dukungan mengalir kepada para pendemo yang menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Termasuk para pengemudi ojek online yang suka rela menjadi ambulans motor untuk mengangkut para pendemo yang perlu bantuan medis.

Potret para ojek online yang ikut membantu para pendemo itu dibagikan oleh sebuah akun Facebook Sudirman Asun.

Aksi massa besar-besaran menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja terjadi pada Kamis (8/10/2020). Kebanyakan pendemo adalah dari kalangan buruh, mahasiswa, dan anak sekolah.

Beberapa aksi sempat menimbulkan bentrok hingga membuat sejumlah peserta aksi terluka.

Hal itu yang diduga membuat para pengojek online berinisiatif menjadi regu penyelamat para peserta aksi yang terluka.

Para pengojek online tampak berjaga menggunakan motor mereka di pinggir lokasi demonstrasi. Beberapa potret lain menunjukkan mereka tengah mengangkut penumpang yang terluka.

Mereka menyediakan jasa tumpangan ambulans motor untuk mengangkut pendemo yang terluka ke wilayah aman lalu membantu membersihkan luka mereka.

"Motor Ambulance Solidaritas Ojol. Salut abang-abang ojol mengemudi tangkas bawa korban ke garis aman di belakang, habis turunin korban lalu muka siram air, langsung balik ke garis depan lagi," tulis Sudirman Asun.

Selain para pengemudi ojek online, para warga dan tim medis juga turut membantu memberi pertolongan kepada para pendemo yang terluka.

baca juga

Potret solidaritas yang ditunjukkan oleh para pengemudi ojek online motor itu kontan membuat warganet terenyuh dan salut.

Mereka takjub dengan inisiatif para warga dan pengemudi ojek online yang bersedia membantu secara suka rela. Alhasil, potret-potret itu viral di sosial media

"Mau nangis lihatnya," tulis Ayu Wulandari.

"Salam hormat buat mereka," imbuh Rena Rully.

"Rakyat bantu rakyat. Pemerintah bantu korporat," komentar Satria *****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Pendemo di Pinggir Kanal Curi Perhatian, Warganet Penasaran Sosoknya

Aksi Pendemo di Pinggir Kanal Curi Perhatian, Warganet Penasaran Sosoknya

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 08:52 WIB

4 Fakta Jurnalis Suara.com Dianiaya saat Rekam Polisi Gebuki Pendemo

4 Fakta Jurnalis Suara.com Dianiaya saat Rekam Polisi Gebuki Pendemo

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 07:18 WIB

Aksi Tolak Omnibus Law di Jakarta, Anies Khawatir Muncul Klaster Pendemo

Aksi Tolak Omnibus Law di Jakarta, Anies Khawatir Muncul Klaster Pendemo

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 06:50 WIB

Sekdaprov yang Nongol di Demo UU Cipta Kerja, Buruh: Gubernur Khofifah Lari

Sekdaprov yang Nongol di Demo UU Cipta Kerja, Buruh: Gubernur Khofifah Lari

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 06:25 WIB

Kericuhan Demo UU Cipta Kerja Mereda, Datang-Datang Risma Omeli Pendemo

Kericuhan Demo UU Cipta Kerja Mereda, Datang-Datang Risma Omeli Pendemo

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 07:00 WIB

Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya dan Malang Panas, 200 Orang Ditangkap

Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya dan Malang Panas, 200 Orang Ditangkap

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2020 | 22:23 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×