Donald Trump Ogah Hadiri Debat Capres AS Jika Digelar Virtual

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:08 WIB
Donald Trump Ogah Hadiri Debat Capres AS Jika Digelar Virtual
Presiden AS, Donald Trump. [Mandel Ngan/AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menegaskan tak akan menghadiri debat calon presiden (Capres) AS apabila digelar secara daring atau virtual.

Menyadur Fox News, Trump mengatakan hal itu pada Kamis (8/10/2020) atau hanya beberapa menit setelah Komisi Debat Presiden (CPD) mengumumkan pertarungan, yang dijadwalkan pada 15 Oktober, akan berlangsung virtual.

CPD mengumumkan Kamis pagi bahwa debat kedua capres AS antara Donald Trump selaku petahana dan lawannya dari partai Demokrat, Joe Biden berbentuk rapat kota.

"Debat presiden kedua akan berbentuk rapat kota, di mana para kandidat akan berpartisipasi dari lokasi terpencil yang terpisah," kata Steve Scully dari C-SPAN masih akan menjadi moderator debat presiden kedua dari Miami.

Tapi, dalam wawancara Fox Business Kamis, presiden mengatakan dia tidak akan ambil bagian dalam debat virtual.

"Komisi mengubah gaya debat dan itu tidak dapat kami terima," kata Trump pada acara "Pagi bersama Maria."

Menurut Trump, pada debat pertama yang berlangsung tatap muka, dia berhasil mengalahkan Joe Biden, meski beberapa survei menunjukan hasil sebaliknya.

"Saya mengalahkannya dalam debat pertama, saya mengalahkannya dengan mudah," beber Trump.

Presiden ke-45 AS ini juga menambahkan bahwa dia juga berharap untuk "mengalahkannya dalam debat kedua."

baca juga

"Saya tidak akan melakukan debat virtual. Saya tidak akan membuang-buang waktu saya untuk debat virtual," tambahnya.

Biden menanggapi klaim Trump saat berbicara dengan wartawan di Delaware pada hari Kamis.

"Kami tidak tahu apa yang akan dilakukan presiden, dia berubah pikiran setiap detik jadi bagi saya untuk berkomentar tentang hal itu sekarang akan menjadi tidak bertanggung jawab," kata Biden.

"Saya akan mengikuti rekomendasi komisi."

Menurut Donald Trump, keputusan mengubah format debat menjadi virtual adalah akal-akalan CPD untuk mendukung Joe Biden secara tidak langsung.

"Saya tidak akan duduk di depan komputer untuk berdebat. Itu konyol," kata Donald Trump.

"Mereka mencoba melindungi Biden. Semua orang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Twitter Lalat di Kepala Wapres AS Punya Ratusan Ribu Follower

Akun Twitter Lalat di Kepala Wapres AS Punya Ratusan Ribu Follower

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2020 | 20:51 WIB

Pengantin Baru Ini Tewas dalam Kecelakaan, Empat Hari setelah Pernikahannya

Pengantin Baru Ini Tewas dalam Kecelakaan, Empat Hari setelah Pernikahannya

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 18:11 WIB

Skala Kecil, Pameran Mobil di California Berpotensi Cluster Baru COVID-19

Skala Kecil, Pameran Mobil di California Berpotensi Cluster Baru COVID-19

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2020 | 17:05 WIB

Dinyatakan Bebas Gejala Covid-19, Donald Trump Kembali ke Ruang Oval

Dinyatakan Bebas Gejala Covid-19, Donald Trump Kembali ke Ruang Oval

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:58 WIB

Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online

Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:35 WIB

Pencuri Bakar Etalase Minimarket, Modus Alihkan Perhatian Karyawan

Pencuri Bakar Etalase Minimarket, Modus Alihkan Perhatian Karyawan

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 09:33 WIB

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:27 WIB

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Jogja | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

Sempat Dibuka 6.700, IHSG Memerah ke Level 6.600 Pagi Ini

Sempat Dibuka 6.700, IHSG Memerah ke Level 6.600 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:21 WIB

Mitsubishi Chemical Bidik Bisnis Hijau, Garap Material Canggih untuk Industri Teknologi Tinggi

Mitsubishi Chemical Bidik Bisnis Hijau, Garap Material Canggih untuk Industri Teknologi Tinggi

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:20 WIB

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:07 WIB

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

×