Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:58 WIB
Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online
Marcella Mares, seorang mahasiswi yang dilarang menyusi ketika kelas online.[Facebook]

Suara.com - Seorang mahasiswa di California dilarang menyusui anaknya ketika mengikuti kelas online meskipun tidak mengaktifkan kamera dan langsung mengajukan keluhan ke pihak kampus.

Menyadur CNN, Rabu (7/10/2020) Marcella Mares, ibu dari seorang bayi berusia 10 bulan, menerima email dari instruktur Fresno City College pada tanggal 23 September tentang aturan kelas baru yang mengharuskan siswa untuk menyalakan kamera dan mikrofon selama kelas online untuk tujuan presensi.

Mares membalas dan mengatakan dia dapat mengikuti aturan tersebut namun mungkin akan mematikannya ketika dia perlu menyusui putrinya.

Sejak pandemi Covid-19 di Amerika Serikat tujuh bulan yang lalu, banyak kantor hingga sekolah yang hingga kini masih tetap melaksanakan dengan cara online.

Mares mengirim email ke instrukturnya dengan harapan itu tidak akan memengaruhi nilainya, namun justru menerima tanggapan yang tidak terduga.

"Saya senang mendengar bahwa Anda dapat menggunakan kamera dan mikrofon, tetapi mohon jangan menyusui putri Anda selama waktu kelas karena bukan itu yang seharusnya Anda lakukan," jawab instruktur.

"Lakukan saja setelah kelas." tegas sang instruktur.

Mares mengatakan dia terkejut atas tanggapan dari pihak kampus. "Saya kesal karena tanggapan tersebut," katanya.

"Saya tidak suka dia memberi tahu saya apa yang saya bisa dan tidak bisa lakukan dengan bayi saya, terutama di rumah saya sendiri karena sekolah sedang online sekarang." jelas Mares.

baca juga

Pada hari yang sama, kata Mares, instruktur mengumumkan di kelas bahwa dia menerima email aneh dari seorang siswi yang ingin melakukan beberapa hal yang tidak pantas selama kelas.

Hal ini membuat Mares semakin kesal karena dia menganggap hal tersebut sama saja dengan mempermalukannya di depan umum.

Mares kemudian menghubungi koordinator sekolah, Lorraine Smith, mengenai insiden tersebut dan beberapa hari kemudian, instruktur mengirim email permintaan maaf kepada Mares.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi sehubungan dengan niat ibu untuk menyusui. Mulai saat ini Ibu berhak menyusui bayi setiap saat selama di kelas, termasuk mengerjakan LKS, mendengarkan pelajaran, dan mengerjakan kuis atau ujian. Anda dapat mematikan kamera pada waktu tertentu sesuai kebutuhan," kata sang instruktur dalam email kepada Mares pada 26 September.

Mares tetap keluar dari kelas tersebut namun bukan karena insiden ia dilarang untuk menyusui anaknya. Ia berharap sekolah mengambil tindakan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Petugas Informasi Publik Fresno City College Kathy Bonilla mengkonfirmasi kepada CNN bahwa sekolah menerima keluhan dari seorang siswa yang diberitahu untuk tidak menyusui selama kelas online-nya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Donald Trump, Pejabat Pentagon hingga Gedung Putih Positif Covid-19

Setelah Donald Trump, Pejabat Pentagon hingga Gedung Putih Positif Covid-19

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 20:49 WIB

AS dan 38 Negara Tuntut China untuk Hormati HAM Minoritas Muslim Uighur

AS dan 38 Negara Tuntut China untuk Hormati HAM Minoritas Muslim Uighur

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 18:24 WIB

Paksa Napi Dengarkan Lagu Baby Shark Berulang Kali, 2 Polisi Didakwa

Paksa Napi Dengarkan Lagu Baby Shark Berulang Kali, 2 Polisi Didakwa

News | Rabu, 07 Oktober 2020 | 18:24 WIB

Terkini

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

Iran Lantunkan Surah Al Imran Ayat 13 saat Delegasi Arab Saudi Melayat Ali Khamenei

News | Senin, 06 Juli 2026 | 11:01 WIB

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

Lebih dari 16 Ribu Lulusan SD di Tangsel Tak Kebagian SMP Negeri saat SPMB 2026

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:46 WIB

120 Rumah di Tamansari Tak Punya Septic Tank

120 Rumah di Tamansari Tak Punya Septic Tank

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:36 WIB

Kelangkaan Kursi Sekolah Jadi Akar Dugaan Jual Beli Bangku di SPMB 2026

Kelangkaan Kursi Sekolah Jadi Akar Dugaan Jual Beli Bangku di SPMB 2026

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:32 WIB

Raja Juli Laporkan Dugaan Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Mulai Verifikasi

Raja Juli Laporkan Dugaan Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Mulai Verifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:25 WIB

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:10 WIB

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:05 WIB

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:43 WIB

×