Merasa Jokowi Berubah, Gus Sahal Singgung Adanya Proses DeJokowisasi

Rifan Aditya , Hernawan

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:00 WIB
Merasa Jokowi Berubah, Gus Sahal Singgung Adanya Proses DeJokowisasi
Tangkapan layar Presiden Jokowi Konpers UU Cipta Kerja di Istana Negara via YouTube. [Sekretariat Presiden/YouTube]

Suara.com - Intelektual Muda Nadhatul Ulama (NU) Akhmad Sahal menilai Presiden Jokowi telah berubah. Pria yang kerap disapa Gus Sahal ini mengatakan Jokowi tengah mengalami proses DeJokowisasi.

Tudingannya tersebut disampaikan Gus Sahal lewat jejaring Twitter miliknya @sahal_as pada Jumat (9/10/2020).

Sebagai pendukung Jokowi, ia mengaku kecewan lantaran Presiden RI tersebut telah hilang nafas keJokowiannya.

"Makin banyak pendukung Jokowi, termasuk saya, yang merasa Jokowi luntur keJokowiannya," tukas Gus Sahal.

"Jokowi sedang mengalami proses deJokowisasi," imbuhnya.

Gus Sahal Sebut Jokowi Mengalami Proses DeJokowisasi (Twitter/@sahal_AS).
Gus Sahal Sebut Jokowi Mengalami Proses DeJokowisasi (Twitter/@sahal_AS).

Lebih lanjut lagi, Tokoh NU ini menyoroti jalannya debat Presiden 2014 silam, saat Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan bahwa demokrasi berarti mendengar secara langsung suara rakyat.

Namun, Gus Sahal menyayangkan sikap Jokowi saat ini yang terkesan tak mengindahkan suara rakyat.

"Dalam debat presiden 2014, Jokowi bilang demokrasi adalah mendengar secara langsung suara rakyat. Sayangnya kesediaan Jokowi untuk mendengar suara rakyat kini mulai luntur," tandasnya.

baca juga

Kicauan Gus Sahal mendapat berbagai reaksi dari warganet. Beberapa dari mereka tak sepakat dengan Gus Sahal lantaran Jokowi dinilai masih memperjuangkan hak-hak rakyat.

Namun, tak sedikit pula yang setuju dengan pernyataan Gus Sahal. Menurut mereka, Presiden Jokowi kini berubah lantaran didesak oleh kepentingan partai politik.

Cuitan Intelektual Muda NU ini sebenarnya menanggapi pernyataan Presdir Mizan Haidar Bagir.

Haidar Bagir lewat akun Twitternya menuturkan betapa ia masih mengingat wajah lugu Presiden Jokowi saat kampanye presiden untuk pertama kalinya.

Namun, memori itu disebutnya mendadak kabur di tengah kebijakan yang seolah tak memihak kepada rakyat.

"Saya masih ingat wajah Pak Jokowi yang lugu saat kampanye presiden untuk pertama kalinya, juga kesederhanaannya dalam berpegang pada pesan Ibunya, agar anaknya menjadi pembela orang-orang lemah," kata Haidar.

"Memori itu seperti mendadak kabur di tengah kebijakan 'jalan pintas' yang tak sensitif kepada rakyat kecil," sambungnya.

Lebih lanjut lagi, Haidar pun tidak percaya apabila Jokowi bekerja sama dengan para oligarki dalam penentuan berbagai kebijakan. Namun, ia menganggap prioritas Jokowi menunjukkan ketidaksensitifan pemerintah terhadap rakyat kecil.

"Saya tak percaya Jokowi berkomplot dengan oligarki dalam berbagai kebijakan pro 'liberalisme' ekonomi belakangan ini. Tapi, prioritasnya kepada upaya menggalakkan para 'kapitalis' asing atau domestik di masa rakyat sedang sudah karena pandemi menunjukkan ketaksensitifan pemerintahannya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berjoget saat Rakyat Berdemo?

Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berjoget saat Rakyat Berdemo?

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:49 WIB

Nilai Pidato Jokowi Kurang Tepat, Gus Ulil: Seolah yang Protes Tak Paham UU

Nilai Pidato Jokowi Kurang Tepat, Gus Ulil: Seolah yang Protes Tak Paham UU

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:15 WIB

Jokowi Klarifikasi, Abdillah Toha: Pemerintah Gagal dalam Komunikasi Publik

Jokowi Klarifikasi, Abdillah Toha: Pemerintah Gagal dalam Komunikasi Publik

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:30 WIB

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:29 WIB

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:28 WIB

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

×