Setelah Bangkrut, Maskapai Thailand Ini Kini Banting Setir Jual Gorengan

Arsito Hidayatullah, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 19:54 WIB
Setelah Bangkrut, Maskapai Thailand Ini Kini Banting Setir Jual Gorengan
Ilustrasi: Pesawat Thai Airways. (Shutterstock)

Suara.com - Maskapai Thai Airways International banting setir menjadi penjual gorengan setelah mengalami kebangkrutan.

Menyadur dari Bangkok Post, Thai Airways International berencana untuk membuat waralaba versi populer patong-go atau adonan goreng khas Thailand.

Waralaba gorengan maskapai tersebut dilaporkan sudah menghasilkan sekitar 10 juta baht atau sekitar Rp 4,7 miliar dalam penjualan per bulan.

Penjabat Presiden Thai Airways Chansin Treenuchagron mengatakan kepada wartawan bahwa adonan goreng yang mereka jual menjadi sangat populer.

Orang-orang bahkan rela antre panjang untuk membelinya setiap pagi, di lima gerai makanan maskapai di Bangkok yang bisa menghasilkan omset hingga 10 juta baht.

Salah satu waralaba gorengan milik Thai AIrways.[Facebook/Thai Catering]
Salah satu waralaba gorengan milik Thai AIrways.[Facebook/Thai Catering]

Melihat peluang tersebut, maskapai ini pun berencana untuk membuat waralaba stik adonan gorengnya, sehingga Thai Airways dan mitranya dapat saling mendapatkan keuntungan dari popularitas mereka.

Setiap kotak seharga 50 baht sekitar Rp 23.000 berisi tiga buah adonan goreng dan secangkir saus yang terbuat dari ubi ungu dan telur custard.

Kelima gerai tersebut saat ini berada di toko roti Puff & Pie maskapai di Pasar Or Tor Kor, kantor pusatnya di Distrik Chatuchak, gedung Rak Khun Tao Fa dan gedung Thai Catering di distrik Don Muang, dan cabang Silom Thai.

Gorengan produk Thai Airways tersebut juga dijual di dua gerai di Provinsi Chiang Mai. Rata-rata dijual di pagi hari, tapi beberapa outlet tidak setiap hari menjualnya.

baca juga

Setelah bertahun-tahun salah urus keuangan, serta diperparah oleh pandemi Covid-19, maskapai ini memang akhirnya telah mengajukan status kebangkrutan dengan total utang mencapai 332,2 miliar baht (Rp 157,4 triliun).

Pengadilan Kepailitan Sentral Thailand telah memberikan persetujuan untuk restrukturisasi utang maskapai Thailand tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangkas Pajak, Harga Mobil Listrik di Negera Ini Hanya Rp 300 Jutaan?

Pangkas Pajak, Harga Mobil Listrik di Negera Ini Hanya Rp 300 Jutaan?

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 09:45 WIB

Siap Hadapi Gelombang Kedua, Thailand Buka Perbatasan untuk Turis Asing?

Siap Hadapi Gelombang Kedua, Thailand Buka Perbatasan untuk Turis Asing?

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:38 WIB

Dapat Ulasan Buruk, Hotel di Thailand Polisikan Pengunjung

Dapat Ulasan Buruk, Hotel di Thailand Polisikan Pengunjung

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 20:24 WIB

Terkini

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI

Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:32 WIB

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×