Kota Medan Banjir, Warga Sebut karena Pemerintah Tidak Peduli

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 02:15 WIB
Kota Medan Banjir, Warga Sebut karena Pemerintah Tidak Peduli
Tampak Ruas Badan Jalan Terendam Banjir. (Foto : Sadar Laia/suaraindonesia.co.id)

Suara.com - Sejumlah pemukiman warga dan ruas jalan di Kota Medan tergenang air pada Selasa, (13/10/2020) malam. Hal ini akibat hujan deras yang turun sekira pukul 18.00 WIB.

Yanto Gea, salah seorang warga di jalan Lintas Sumatra memberikan sindiran telak pada pemerintah setempat.

"Kalau pemerintah peduli, tak mungkin Kota Medan banjir," kata Yanto Gea seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id - jaringan Suara.com.

Menurutnya, banjir ini selain merupakan bencana ada juga banjir yang disebabkan karena tak pedulinya pemerintah.

"Lihat seberang itu, ruas jalan dan pemukiman warga tergenang air. Hujan sebentar saja langsung banjir." ungkap Yanto.

Dijelaskan Yanto, bahwa banjir yang kerap terjadi di Kota Medan, disebabkan bukan hanya karena kurang baiknya drainase tapi dilengkapi dengan kurang tanggapnya pemerintah.

Maka dari itu, Yanto minta kepada pemerintah Kota Medan supaya mencari solusi agar tidak banjir-banjir lagi di Medan ini.

"Intinya, kepada Bapak Wali Kota Medan maupun instansi terkait seharusnya cepat tanggap, jangan menunggu masyarakat kebanjiran," pungkasnya.

Senada dengan Yanto, Heri Manalu yang tinggal di jalan Wahidin itu mengatakan bahwa setiap hujan turun maka daerah yang selalu dilaluinya pasti akan banjir.

"Selain di jalan Thamrin dan Asia juga selalu banjir jika hujan turun," katanya.

Heri berpendapat, bahwa banjir mengakibatkan banyak kerugian dan kerusakan, semisalnya menimbulkan penyakit bahkan korban jiwa. Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus memperhatikan ini.

"Ya, jangan hujan sebentar aja sudah banjir. Carilah solusinya agar tidak banjir," tandasnya.

Adapun ruas badan jalan yang dimaksud yakni dari jalan Thamrin menuju jalan Sutrisno, jalan Wahidin menuju jalan Pukat, jalan Lintas Sumatra menuju jalan Aksara dan ruas jalan lainnya sekitaran wilayah Kecamatan Medan Area.

Pantauan suaraindonesia.co.id pada Selasa (13/10/2020), hujan turun sekitar pukul 18:00 WIB. Tak lama hujan turun, berjalan setengah jam saja ruas badan jalan tergenang air setinggi 1,5 meter.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curah Hujan Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Banjir

Curah Hujan Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Banjir

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:09 WIB

Ada 39 Titik Banjir di Pekanbaru, Terbanyak dari Kecamatan Tampan

Ada 39 Titik Banjir di Pekanbaru, Terbanyak dari Kecamatan Tampan

Riau | Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Emak-Emak Demo ke Kantor Wali Kota Tangsel: Kalau Hujan Gak Bisa Tidur

Emak-Emak Demo ke Kantor Wali Kota Tangsel: Kalau Hujan Gak Bisa Tidur

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:53 WIB

BMKG 'Warning' Ancaman La Nina dan Curah Hujan Tinggi, Termasuk di Jatim

BMKG 'Warning' Ancaman La Nina dan Curah Hujan Tinggi, Termasuk di Jatim

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB