Relawan Medis Muhammadiyah Ngaku Ditabrak Lalu Diseret ke Mobil Polisi

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:30 WIB
Relawan Medis Muhammadiyah Ngaku Ditabrak Lalu Diseret ke Mobil Polisi
Ambulance ditembaki polisi saat demo. (Twitter/@QaillaAsyiqah)

Suara.com - Empat relawan Kemanusiaan Muhammadiyah mengaku dianiaya pihak kepolisian saat tengah bersiaga melayani kesehatan pada aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). Sebelum dianiaya, mereka bahkan sempat ditabrak polisi menggunakan sepeda motor.

Relawan Kemanusiaan Muhammadiyah bertugas di bawah koordinasi Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Mereka yang berasal dari MDMC Bekasi itu digerakan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan bagi pihak yang membutuhkan perawatan baik untuk demonstran, aparat maupun warga yang terdampak.

Ketua MDMC Budi Setiawan menceritakan empat relawan itu ditugaskan di depan Apartemen Fresher Menteng, tepat di samping Kantor PP Muhammadiyah selepas pukul 18.00 WIB. Selang beberapa saat, rombongan Resmob Polda Metro datang dari arah Hotel Treva, Cikini.

"Langsung menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng," kata Budi dalam keterangan persnya di Yogyakarta, Rabu (14/10/2020).

Empat relawan MDMC yang tengah bersiaga itu juga tidak luput dari tindakan represif polisi. Mereka yang mengenakan seragam bertuliskan 'Relawan Muhammadiyah' ditabrak polisi yang mengenakan sepeda motor dan langsung memukulinya.

"Ditabrak dahulu dengan motor oleh polisi, kemudian dipukul. Setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat dan ditendang," ungkapnya.

Empat relawan itu bahkan sempat diseret ke arah mobil polisi. Tetapi rekan-rekannya berhasil meyakini polisi untuk tidak membawanya dan langsung mendapatkan perawatan.

Untuk saat ini, empat relawan itu berada di RS Cempaka Putih untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

baca juga

MDMC Muhammadiyah menyesalkan atas terjadinya insiden tersebut. Mereka meminta aparat kepolisian untuk ingat menjalankan tugas secara profesional serta melindungi relawan kemanusiaan yang bertugas di lapangan.

Sementara itu, MDMC Muhammadiyah juga meminta segenap relawannya yang bertugas untuk tidak terprovokasi dan mempercayakan penanganan pada pimpinan.

MDMC Muhammadiyah juga meminta semua pihak untuk tidak memperkeruh keadaan, menghindari terjadinya kekerasan, menghindari pengabaian protokol kesehatan yang berlaku pada pandemi Covid-19.

Sebelumnya, beredar rekaman video di media sosial yang menampilkan ketika mobil ambulans diserbu aparat kepolisian.

Dari video pertama berdurasi 23 detik, ada dua mobil ambulans yang dijegat sejumlah anggota polisi. Satu dari keduanya ambulans terlihat berjalan mundur saat dikejar aparat kepolisian hingga sempat menabrak separator jalan.

Mobil tersebut bahkan terlihat ditembaki gas air mata ketika hendak melarikan diri dari kepungan polisi yang memakai seragam serba hitam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaduh UU Ciptaker, DPR Ngaku Siap Pertanggungjawabkan ke Hadapan Allah

Gaduh UU Ciptaker, DPR Ngaku Siap Pertanggungjawabkan ke Hadapan Allah

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 05:31 WIB

Viral! Polisi Diduga Tembaki Gas Air Mata ke Pendemo di Masjid Kwitang

Viral! Polisi Diduga Tembaki Gas Air Mata ke Pendemo di Masjid Kwitang

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 01:28 WIB

Viral Thamrin City Dijarah, Polisi: Tidak Benar!

Viral Thamrin City Dijarah, Polisi: Tidak Benar!

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 00:03 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB