Brutal! Diserang Polisi Saat Demo, 4 Relawan Medis Muhammadiyah Terluka

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:40 WIB
Brutal! Diserang Polisi Saat Demo, 4 Relawan Medis Muhammadiyah Terluka
Sebagai ilustrasi: Sejumlah massa terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Empat relawan medis dari Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menjadi korban salah sasaran amuk polisi saat mengamankan demonstrasi penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020).

Ketua MDMC Budi Setiawan mengatakan, keempat relawan medisnya terluka hingga dilarikan ke rumah sakit akibat perlakuan brutal polisi.

"Saat ini empat relawan asal MDMC Bekasi itu dilarikan ke RSU Cempaka Putih untuk ditangani lebih lanjut," kata Budi dalam keterangannya, Rabu (14/10/2020).

Budi menegaskan, kejadian ini tidak terkait dengan video viral ambulans diserang polisi di kawasan Cikini.

"Itu bukan ambulans MDMC," tegasnya.

Budi menerangkan padahal keempat orang relawan tersebut sudah menggunakan seragam bertuliskan "Relawan Muhammadiyah" yang menandakan mereka adalah paramedis.

"Mereka ditabrak dahulu dengan motor oleh polisi, kemudian dipukul. setelah jatuh terseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat dan ditendang," ungkapnya.

Kejadian itu teradi di Jalan Menteng Raya 62, Cikini, Jakarta Pusat sekitar pukul 18.00 WIB saat pihaknya menurunkan empat orang relawan medis untuk bersiaga menolong demonstran yang terluka.

"Selang beberapa saat datanglah rombongan resmob polda metro dari arah Hotel Treva Cikini langsung menyerang relawan," sambungnya.

Atas kejadian ini, Muhammadiyah mengecam dan meminta aparat Polda Metro Jaya untuk menjelaskan maksud dari tindakan brutal aparat di lapangan terhadap paramedis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Medis Muhammadiyah Ngaku Ditabrak Lalu Diseret ke Mobil Polisi

Relawan Medis Muhammadiyah Ngaku Ditabrak Lalu Diseret ke Mobil Polisi

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Pasca Demo Tolak Omnibus Law, Lalu Lintas di Jakarta Pusat Sudah Kondusif

Pasca Demo Tolak Omnibus Law, Lalu Lintas di Jakarta Pusat Sudah Kondusif

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:49 WIB

Ungkap Pembakar Resto Legian, Polda DIY Periksa 35 Rekaman CCTV

Ungkap Pembakar Resto Legian, Polda DIY Periksa 35 Rekaman CCTV

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Pascaaksi Anarkistis Saat Demo Sehari, Jumlah Wisatawan Jogja Turun Drastis

Pascaaksi Anarkistis Saat Demo Sehari, Jumlah Wisatawan Jogja Turun Drastis

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Pelajar SMA di Bogor Mewek saat Diamankan, Polisi: Bilang Mama, Kau Gak...

Pelajar SMA di Bogor Mewek saat Diamankan, Polisi: Bilang Mama, Kau Gak...

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:14 WIB

Pelajar Nangis Disoraki saat Diciduk Polisi: Bilang Mama Kau Tak Pulang

Pelajar Nangis Disoraki saat Diciduk Polisi: Bilang Mama Kau Tak Pulang

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:01 WIB

Istana Balas KAMI: Spanduk Dilarang Makan Bakso, yang Bikin Tukang Bakso?

Istana Balas KAMI: Spanduk Dilarang Makan Bakso, yang Bikin Tukang Bakso?

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:26 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB