Hari Keempat PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.071 Kasus

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:51 WIB
Hari Keempat PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.071 Kasus
Petugas kampanye pakai masker sembari razia [Antara]

Suara.com - Jumlah akumulasi pasien positif terjangkit Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Kamis (15/10/2020) bertepatan dengan hari keempat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, ada 1.071 orang lagi yang dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.

Angka pertambahan pasien corona sendiri sudah belakangan ini selalu berada di kisaran 1.000-1.300 orang dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah orang 91.337. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 75.974 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 1.050 orang sejak Rabu (14/10/2020).

Sementara, 1.984 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Pasien wafat bertambah 23 orang sejak kemarin.

Selain itu, 2.743 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 10.636 orang yang positif menjalani isolasi.

Dengan demikian, maka ada 13.379 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 11.583 spesimen.

baca juga

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.886 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 982 positif dan 8.904 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.071 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 89 kasus dari tanggal 14 Oktober yang baru dilaporkan," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2020).

Sementara itu, rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 103.425. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 67.766.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Covid-19 Sebut Roadmap Vaksinasi Corona Akan Segera Selesai, Kapan?

Jubir Covid-19 Sebut Roadmap Vaksinasi Corona Akan Segera Selesai, Kapan?

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:42 WIB

Ini Tiga Daerah Utama Penyumbang Kasus Covid-19 di Kaltim Hingga 15 Oktober

Ini Tiga Daerah Utama Penyumbang Kasus Covid-19 di Kaltim Hingga 15 Oktober

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:27 WIB

Ini Perbedaan Gugus Tugas dan Satuan Tugas Kota Makassar, Hukuman Dikurangi

Ini Perbedaan Gugus Tugas dan Satuan Tugas Kota Makassar, Hukuman Dikurangi

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:25 WIB

Pemkot Makassar Bubarkan Gugus Tugas, Sekretariat Dipindahkan

Pemkot Makassar Bubarkan Gugus Tugas, Sekretariat Dipindahkan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×