Presiden Marcron Bela Guru yang Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:34 WIB
Presiden Marcron Bela Guru yang Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. [Ian LANGSDON / POOL / AFP]

Suara.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron membela mendiang guru yang baru-baru ini tewas setelah menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada siswanya.

Menurut Macron, apa yang dilakukan sang guru hanyalah mengajarkan tentang kebebasan pandangan dan pendapat. Dia mengutuk tersangka pembunuhan tersebut.

Saat mengunjungi sekolah tempat guru itu mengajar di kota Conflans-Saint-Honorine, Macron mengatakan "seluruh bangsa" siap membela guru dan bahwa "obskurantisme tidak akan menang".

"Salah satu rekan kami dibunuh hari ini karena dia mengajar ... kebebasan untuk percaya atau tidak," kata Macron dikutip Channel News Asia (CNA), Sabtu (17/10/2020).

Dia mengatakan serangan itu seharusnya tidak memecah belah Prancis karena itulah yang diinginkan para ekstremis. Guru tu dikabarkan tewas dipenggal di dekat sekolah.

“Kita harus berdiri bersama sebagai warga negara,” tegas Macron.

Empat orang, termasuk anak di bawah umur, telah ditangkap terkait pembunuhan tersebut.

Penyerang meneriakkan "Allahu Akbar" ("Tuhan Maha Besar") saat polisi menghadapinya, seruan yang sering terdengar dalam serangan jihadis, kata sumber polisi.

Prancis telah menyaksikan gelombang kekerasan Islam sejak serangan teror 2015 terhadap majalah satir Charlie Hebdo selaku penerbit karikatur Nabi Muhammad.

baca juga

Jaksa anti-teror Prancis mengatakan mereka memperlakukan serangan itu sebagai "pembunuhan yang terkait dengan organisasi teroris."

Serangan itu terjadi di pinggiran kota Paris sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Penyiar Prancis BFMTV melaporkan bahwa tersangka penyerang berusia 18 tahun dan lahir di Moskow.

Petugas penegak hukum tidak menyebutkan nama penyerang, atau korbannya.

Salah satu orang tua murid mengatakan bahwa sang guru adalah pribadi yang baik sebelum menimbulkan kontroversi.

Saat memperlihatkan kartun Nabi Muhammad, sang guru sebelumnya meminta siswa beragma Muslim untuk meninggalkan ruangan. Dia disebut tak ingin menyinggung hati para siswa muslim.

"Menurut anak saya, dia sangat baik, sangat ramah, sangat baik," kata orang tua, Nordine Chaouadi, kepada AFPTV.

Guru itu "hanya berkata kepada anak-anak Muslim: 'Pergilah, aku tidak ingin itu melukai perasaanmu.' Itu yang dikatakan anakku, "katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Dipenggal setelah Bahas Nabi Muhammad, Presiden: Itu Serangan Pengecut

Guru Dipenggal setelah Bahas Nabi Muhammad, Presiden: Itu Serangan Pengecut

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:17 WIB

Teriak Allahu Akbar, Pelaku Penggal Guru Pembahas Kartun Nabi Muhammad

Teriak Allahu Akbar, Pelaku Penggal Guru Pembahas Kartun Nabi Muhammad

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 08:22 WIB

Guru Sejarah Ditikam Gara-gara Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid

Guru Sejarah Ditikam Gara-gara Tampilkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 07:31 WIB

Berantem, Kakek-Kakek di Surabaya Kalap Lalu 'Palu' Kepala Istri Sendiri

Berantem, Kakek-Kakek di Surabaya Kalap Lalu 'Palu' Kepala Istri Sendiri

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:40 WIB

Gegara Angkat Telepon, Sopir Bajaj Marah dan Habisi Penumpang

Gegara Angkat Telepon, Sopir Bajaj Marah dan Habisi Penumpang

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×