Rangga Dibunuh Usai Bela Ibunya, UAS: Syahid, Bebas Azab Kubur dan Hisab

Rifan Aditya , Hernawan

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:41 WIB
Rangga Dibunuh Usai Bela Ibunya, UAS: Syahid, Bebas Azab Kubur dan Hisab
Ustaz Abdul Somad. (ANTARA/Syifa Yulinnas)

Suara.com - Kabar duka belum lama ini datang dari seorang bocah laki-laki bernama Rangga. Di usianya yang masih belia, Rangga telah berani mencoba menyelamatkan sang Ibu yang dirudapaksa oleh pria tak dikenal.

Bocah berusia 9 tahun ini tewas usai usai dibacok berkali-kali oleh tersangka. Jasadnya kemudian dibungkus dengan karung dan dibuang ke sebuah sungai.

Mendengar kabar ini, pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad angkat bicara. Ia mengapresiasi dan memuji keberanian bocah laki-laki yang masih duduk di kelas dua Sekolah Dasar (SD) ini.

Bahkan, Ustaz Abdul Somad menyebut Rangga telah mati syahid.

Pernyataan tersebut disampaikan Ustaz Abdul Somad lewat jejaring Instagram miliknya, Jumat (16/10/2020).

Ustaz Abdul Somad Doakan Rangga yang Tewas Usai Bela Ibunya (Instagram/@ustadzabdulsomad_official).
Ustaz Abdul Somad Doakan Rangga yang Tewas Usai Bela Ibunya (Instagram/@ustadzabdulsomad_official).

Dalam unggahannya, Ustaz Abdul Somad memuji keberanian Rangga sembari mengutip hadis tentang mati syahid.

"Dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa. Engkau hadal Allah tanpa dosa karena belum aqil baligh," tulis Ustaz Abdul Somad seperti dikutip Suara.com.

"Engkau mulia dengan derajat syahid. Syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruhmu. Syahid berarti menyaksikan karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba. Engkau terbebas dari azab kubur dan hisab," imbuhnya.

Lebih lanjut lagi, Ustaz Abdul Somad berharap agar ia bisa mendapatkan syafaat dari Rangga yang meregang nyawa karena membela ibunya.

baca juga

"Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina: Abdul Somad," ungkapnya.

Anak Ini Dibunuh Karena Berusaha Selamatkan Ibunya Dari Pemerkosa

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, menjadi korban pemerkosaan.

Tidak hanya itu, pelaku juga turut membacok anak korban yang masih berusia sekitar 9 tahun. Hingga meninggal dunia, Sabtu (10/10/2020).

Anak itu berusaha menolong ibunya yang ingin diperkosa.

Informasi yang diperoleh peristiwa itu terjadi, Jumat, 9 Oktober 2020 malam, sekira pukul 23.50 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Kecil Ikut Kampanye Hingga Pelanggaran Protokol Kesehatan di Depok

Anak Kecil Ikut Kampanye Hingga Pelanggaran Protokol Kesehatan di Depok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:05 WIB

Gemas! Lagi Nangis, Bocah Reflek Bilang 'Semongko' saat Diajak 'Tarik Sis'

Gemas! Lagi Nangis, Bocah Reflek Bilang 'Semongko' saat Diajak 'Tarik Sis'

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:55 WIB

Tak Perlu Panik, Ini Cara Bedakan Demam Tifus dengan Akibat Infeksi Virus

Tak Perlu Panik, Ini Cara Bedakan Demam Tifus dengan Akibat Infeksi Virus

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:45 WIB

Terkini

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:45 WIB

×