Mengintip Grup WA KAMI Dinilai Tak Etis, Rocky Gerung Beri Ancaman Sadis

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:34 WIB
Mengintip Grup WA KAMI Dinilai Tak Etis, Rocky Gerung Beri Ancaman Sadis
Rocky Gerung Sebut Ada Maksud Kejahatan di Balik UU Omnibus Law (YouTube: Rocky Gerung Official).

Suara.com - Pengamat Politik sekaligus dekarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Rocky Gerung mengaku menyadari jika gerakannya rentan dimasuki penyusup.

Rocky menegaskan jika KAMI bukan merupakan organisasi sentral sehingga keanggotaannya bersifat bebas dan terbuka.

"KAMI menghasilkan pembicaraan, lalu orang menganggap kalau KAMI itu organisasi sentral. Enggak, KAMI itu adalah kumpulan kesepakaran jadi sangat longgar," kata Rocky dilansir Hops.id --jaringan Suara.com dari laman YouTube-nya, Sabtu (17/10/2020).

Karena sifatnya yang terbuka itulah, Rocky menyadari jika KAMI rentan disusupi oleh orang-orang yang tak terduga, termasuk intelijen.

"Maka itu sangat potensial dan aktual pasti bisa disusupi BIN," sambung Rocky.

Bukan hanya sebagai anggota, penyusup tersebut juga mungkin bergabung sebagai deklarator.

"Kan semua orang bisa mendaftar jadi deklarator BIN yang di daerah bisa bikin sendiri tuh. Disisipi BIN, disispi orang KSP biasa aja kita tahu itu," terang Rocky.

Pria 61 tahun ini menyayangkan ketika kemudian KAMI menjadi kambing hitam atas kericuhan yang belakangan terjadi.

"Dan sekarang mau di-frame seolah-olah kejahatan atau kekacauan demonstrasi itu diorganisir oleh KAMI. Ya, kalau KAMI organisasi yang utuh tak mungkin hal itu terjadi," jelas dia.

baca juga

Filsuf yang pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia itu lantas melanjutkan penjelasannya bahwa dengan sikap terbuka KAMI tersebut ternyata ada hal baiknya selama disadari risikonya.

"Tapi justru KAMI membuka semua perspektif semua orang untuk bergabung, dengan konsekuensi semua aparat di situ," ungkap dia.

Lebih lanjut, mengenai pembukaan isi chat grup WhatsApp, Rocky menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak etis.

Ia pun memberi ancaman dengan memberikan perumpamaan tamu di sebuah rumah.

"Ngintip WA grup dari KAMI yang sebetulnya enggak hanya berbahaya tapi sebenarnya enggak sopan. Itu sama kayak masuk ruang makan nerobos ruang tidur. Kalau saya ada di situ, saya cemplungin ke WC sekalian, dikunci di situ. Kan enggak boleh dong itu, etika begituan," ujar dia.

Sebelumnya, Bareskrim Polri sebelumnya mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap anggota dan petinggi KAMI Medan berawal atas adanya percakapan di sebuah grup WhatsApp.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasi KAMI Riau Dibatalkan Secara Langsung, Ini Alasannya

Deklarasi KAMI Riau Dibatalkan Secara Langsung, Ini Alasannya

Batam | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:18 WIB

Cek Fakta: Benarkah Gatot Nurmantyo Kabur ke Luar Negeri?

Cek Fakta: Benarkah Gatot Nurmantyo Kabur ke Luar Negeri?

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:35 WIB

Polisi Borgol Petinggi KAMI, Tengku: Kalian Lebih Parah dari Penjajah

Polisi Borgol Petinggi KAMI, Tengku: Kalian Lebih Parah dari Penjajah

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 07:03 WIB

Tokoh KAMI Diborgol Tapi 2 Jenderal Tidak Tuai Protes, Mabes Bilang Gini

Tokoh KAMI Diborgol Tapi 2 Jenderal Tidak Tuai Protes, Mabes Bilang Gini

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 16:38 WIB

Disebut Sarang Maling dan Setan di Grup WA KAMI, DPR: Sudah Biasa

Disebut Sarang Maling dan Setan di Grup WA KAMI, DPR: Sudah Biasa

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:28 WIB

Baleg DPR: Cemooh dan Hinaan di WhatsApp Grup KAMI Hanya Protes Biasa

Baleg DPR: Cemooh dan Hinaan di WhatsApp Grup KAMI Hanya Protes Biasa

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

×