Embargo PBB Berakhir, AS Tetap Ancam Negara yang Jual Senjata ke Iran

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 19 Oktober 2020 | 12:28 WIB
Embargo PBB Berakhir, AS Tetap Ancam Negara yang Jual Senjata ke Iran
Menteri Luar Negeri AS Mike Richard Pompeo tiba di Gedung Pancasila untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (4/8/2018). Pertemuan Menteri Luar Negeri RI-AS itu untuk meningkatkan hubungan mitra strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Suara.com - Sanksi embargo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tergadap Iran telah berakhir pada Minggu (18/10/2020). Meski demikian, Amerika Serikat sepertinya belum bisa terima.

Lewat Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, AS siap menjatuhkan sanksi bagi negara yang berani menjual senjata ke Iran, sebagaimana dilaporkan CNBC, Senin (19/10/2020).

“Selama 10 tahun terakhir, negara-negara menahan diri untuk tidak menjual senjata ke Iran di bawah berbagai tindakan PBB," kata Mike Pompeo dalam pernyataanya pada Mingngu (18/10/2020).

"Setiap negara yang menjual senjata ke Iran memiskinkan rakyat Iran dengan memungkinkan pengalihan dana rezim dari rakyat dan menuju tujuan militer rezim."

Ancaman AS muncul tak lama setelah Teheran mengatakan embargo senjata PBB yang telah berlangsung selama satu dekade resmi berakhir sebagai bagian dari kesepakatan nuklir yang disepakati dengan kekuatan dunia pada 2015.

"Republik Islam Iran dapat memperoleh senjata dan peralatan yang diperlukan dari sumber mana pun tanpa batasan hukum apa pun dan hanya berdasarkan kebutuhan pertahanannya," demikian pengumuman Kementerian Luar Negeri Iran.

Meski begitu, Iran menegaskan pihaknya tidak berniat untuk terus-menerus membeli senjata konvensional.

Di bawah embargo senjata PBB, ekspor "senjata konvensional tertentu ke Iran" dan "pengadaan senjata apa pun atau material terkait dari Iran" melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan dikenai sanksi.

Amerika Serikat sempat meminta perpanjangan sanksi embargo senjata terhadap Iran pada Agustus lalu. Namun, Dewan Keamanan PBB menolak usulan tersebut.

baca juga

China dan Rusia memberikan suara menentang upaya Washington, sementara sekutu dekat AS seperti Inggris, Prancis, dan Jerman abstain. Hanya AS dan Republik Dominika yang memilih perpanjangan.

Sebagai tanggapan, Amerika Serikat secara sepihak memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Teheran bulan lalu melalui proses snapback.

Padahal, Dewan Keamanan PBB sudah mengatakan bahwa Washington tidak memiliki wewenang untuk mengeksekusi karena telah menarik diri dari kesepakatan nuklir pada 2018.

"Tidak peduli siapa Anda, jika Anda melanggar embargo senjata PBB terhadap Iran, Anda berisiko terkena sanksi," kata Pompeo dalam pidatonya pada 21 September.

"Tindakan kami hari ini adalah peringatan yang harus didengar di seluruh dunia," tambahnya.

Ketegangan antara Washington dan Teheran telah meningkat setelah penarikan Presiden Donald Trump dari perjanjian nuklir Iran pada tahun 2018, menyebutnya sebagai "kesepakatan terburuk yang pernah ada."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temukan Lemur yang Dicuri, Bocah 5 Tahun Gratis Masuk Bonbin Seumur Hidup

Temukan Lemur yang Dicuri, Bocah 5 Tahun Gratis Masuk Bonbin Seumur Hidup

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Dipeluk Ibu, Bayi Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat

Dipeluk Ibu, Bayi Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 13:57 WIB

Pertama Dalam 70 Tahun, AS Hukum Mati Perempuan Terdakwa Pembunuhan

Pertama Dalam 70 Tahun, AS Hukum Mati Perempuan Terdakwa Pembunuhan

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 11:24 WIB

Prabowo Bebas ke Amerika, Perkuat Kerjasama Militer

Prabowo Bebas ke Amerika, Perkuat Kerjasama Militer

Sulsel | Minggu, 18 Oktober 2020 | 09:55 WIB

Jika Kalah dari Joe Biden, Trump Berkelakar akan Pergi dari Amerika Serikat

Jika Kalah dari Joe Biden, Trump Berkelakar akan Pergi dari Amerika Serikat

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×