Mirip di DPR, Debat Terakhir Trump vs Joe Biden Dibekali Mute Mikrofon

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:26 WIB
Mirip di DPR, Debat Terakhir Trump vs Joe Biden Dibekali Mute Mikrofon
Debat capres AS, Donald Trump dan Joe Biden. (VOA Indonesia)

Suara.com - Debat calon presiden Amerika Serikat putaran terakhir antara Joe Biden dan Donald Trump akan dibekali fitur mute microfon, mirip insiden rapat DPR saat membahas RUU Cipta Kerja yang menuai kontroversi.

Menyadur Evening Standart, Selasa (20/10/2020) pihak penyelenggara debat terakhir antara Donald Trump dan Joe Biden mengungkapkan akan membekali tombol mute agar setiap kandidat dapat menyampaikan pidato tanpa gangguan.

Pihak Trump menyuarakan keberatan atas perubahan tersebut, yang dibuat setelah Presiden berulang kali menyela saat Biden berbicara pada debat pertama.

Tetapi Partai Republik mengatakan dia masih akan ambil bagian dalam debat yang akan dihelat pada Kamis (22/10) malam, salah satu kesempatan terakhirnya untuk menjangkau banyak penonton di jam tayang utama sebelum pemungutan suara pada 3 November.

Komisi Debat Kepresidenan mengatakan mikrofon masing-masing kandidat pada debat yang akan diadakan di Nashville, Tennessee, akan di-mute agar setiap calon dapat menyampaikan pidato pembukaan selama dua menit di awal setiap segmen yang berdurasi 15 menit tanpa adanya gangguan.

Kedua mikrofon kandidat akan dihidupkan kembali ketika sesi tanya jawab untuk saling melontarkan pendapat masing-masing.

"Presiden Trump berkomitmen untuk memperdebatkan Joe Biden terlepas dari perubahan aturan menit-menit terakhir dari komisi yang bias dalam upaya terbaru mereka untuk memberikan keuntungan kepada kandidat favorit mereka," kata manajer kampanye Bill Stepien.

Pihak Joe Biden tidak segera menanggapi ataupun memberikan komentar terkait aturan baru dalam debat calon presiden tersebut.

Pada debat pertama, Trump berulang kali menyela Biden saat ia menyampaikan pidato yang membuat suasana menjadi kacau dan sengit pada 29 September.

baca juga

Saking seringnya Donald Trump Menyela, capres dari Partai Demokrat tersebut hingga mengeluarkan kata-kata dengan nada tinggi "Maukah Anda tutup mulut, Bung?"

Debat calon presiden AS ke-2 mundur dari yang semula dijadwalkan pada Kamis lalu atas ketidaksepakatan tentang format debat yang diadakn secara virtual.

"Anda duduk di belakang komputer dan berdebat - itu konyol, dan kemudian mereka memotong Anda kapan pun mereka mau," kata Trump dalam wawancara 8 Oktober di Fox Business.

Sebelumnya pada hari Senin, Trump mengatakan tidak senang dengan serangkaian topik debat yang diumumkan pada hari Kamis.

Trump berpendapat bahwa mereka harus lebih fokus pada kebijakan luar negeri dan menegaskan bahwa kelompok non-partisan condong ke arah Biden.

Tersiar kabar bahwa Trump ingin menghindari pembahasan topik penanganannya terhadap pandemi Covid-19, yang menurut survei merupakan masalah utama bagi para pemilih.

"Seperti biasa, presiden lebih mementingkan aturan debat daripada mendapatkan bantuan yang dibutuhkan negara dalam krisis," kata juru bicara Biden TJ Ducklo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

General Motors Danai Investasi Baru, Perluas Produksi Mobil Listrik

General Motors Danai Investasi Baru, Perluas Produksi Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:10 WIB

Nokia Dipilih NASA Bikin Jaringan Seluler 4G LTE di Bulan

Nokia Dipilih NASA Bikin Jaringan Seluler 4G LTE di Bulan

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:21 WIB

Ingin Bertemu Trump, Pria AS Bergelantungan di Gedung Selama 13 Jam

Ingin Bertemu Trump, Pria AS Bergelantungan di Gedung Selama 13 Jam

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×