General Motors Danai Investasi Baru, Perluas Produksi Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
General Motors Danai Investasi Baru, Perluas Produksi Mobil Listrik
Cadillac, bagian dari General Motors yang akan memproduksi SUV tenaga listrik [Shutterstock].

Cadillac Lyriq akan menjadi mobil listrik mereka yang digarap di pabrik dengan suntikan investasi anyar.

Suara.com - General Motors (GM) mengumumkan investasi baru untuk memperluas produksi kendaraan listrik di pabrik Spring Hill, Tennessee, Amerika Serikat dan beberapa lokasi lain.

Dalam sebuah pernyataan, General Motors mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membuat pengumuman investasi manufaktur di Negeri Paman Sam. Sementara berdasarkan laporan Detroit News, fokus perusahaan ini adalah pembuatan kendaraan kategori Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga listrik, Cadillac Lyriq di pabrik di Spring Hill, Tennesse.

Mary Barra, Chief Executive Officer (CEO) General Motors memaparkan rencana untuk menginvestasikan 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2025 untuk kendaraan listrik baru, dan teknologi baterai kendaraan listrik.

Produsen mobil berencana menghabiskan 2,5 miliar dolar AS untuk merombak dan melengkapi kembali pabrik Detroit-Hamtramck untuk membangun truk pickup listrik GMC Hummer EV, robotaxi otomatis, dan jenis kendaraan lainnya.

Baca Juga: General Motors Siapkan Hummer All Electric, Beredar Akhir 2020

Crossover perdana Cadillac: Cadillac Lyriq [Cadillac, General Motors via ANTARA News].
Crossover perdana Cadillac: Cadillac Lyriq [Cadillac, General Motors via ANTARA News].

"Pabrik itu secara resmi dinamai ulang dengan nama "Pabrik Nol", mengacu pada tujuan nol tabrakan, nol emisi, dan nol kemacetan," ucap Mary Barra lebih detail.

Rencana pembuat mobil untuk berinvestasi di pabrik negeri sendiri ini datang dua minggu sebelum kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat berakhir.

President of the United States (POTUS), Donald Trump dan calon Presiden dari partai Demokrat, Joe Biden tengah bersaing untuk mendapatkan dukungan dari industri otomotif di negara bagian kawasan Midwest.

Pada saat yang sama, General Motors juga berinvestasi untuk truk pickup besar berbahan bakar bensin dan kendaraan sport. Sebagian besar keuntungan yang dibutuhkan pembuat mobil akan digunakan untuk mendanai program kendaraan listriknya.

Baca Juga: General Motors dan Honda Kolaborasi Kembangkan Mobil Listrik

Komentar