alexametrics

Debat Capres AS, Donald Trump Sebut Udara di India Kotor, Publik Murka

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus
Debat Capres AS, Donald Trump Sebut Udara di India Kotor, Publik Murka
Debat capres AS, Donald Trump dan Joe Biden. (VOA Indonesia)

"Lihat China, betapa kotornya itu. Lihatlah Rusia, lihat India - itu kotor. Udaranya kotor,"

Suara.com - Presiden Donald Trump menyebut udara di India kotor dalam debat calon presiden Amerika Serikat putaran terakhir dan langsung memicu kemarahan.

Menyadur Times of India, pernyataan tersebut Trump sampaikan saat ia mengecam rencana saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, untuk mengatasi perubahan iklim.

Donald Trump mengutarakan kritik terhadap Joe Biden bahwa tindakan terhadap perubahan iklim tidak adil bagi Amerika Serikat.

"Lihat China, betapa kotornya itu. Lihatlah Rusia, lihat India - itu kotor. Udaranya kotor," kata Trump pada debat yang berlasung di Nashville tersebut.

Baca Juga: Digunakan Donald Trump, Obat Ini Disetujui FDA untuk Pasien Covid-19

"Saya tidak akan mengorbankan jutaan pekerjaan ... ribuan perusahaan karena Kesepakatan Paris. Ini sangat tidak adil," kata Trump saat debat sebelum pemilihan pada 3 November.

Itulah satu-satunya penyebutan negara India selama debat yang justru bertentangan dengan kebijakan luar negeri dan kepentingan strategis.

Pernyataan Trump bertolak belakang dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Mark Esper mengunjungi New Delhi untuk membangun kemitraan AS-India.

Trump menuduh bahwa rencana tindakan perubahan iklim milik Joe Biden adalah bencana ekonomi bagi negara-negara minyak seperti Texas dan Oklahoma.

Baca Juga: Frustrasi karena Pertanyaan Wartawan, Donald Trump Walk Out saat Interview

"(Perubahan iklim) adalah ancaman eksistensial bagi umat manusia. Kami memiliki kewajiban moral untuk menghadapinya." ujar Biden.

Komentar