Korupsi Bukan Satu-satunya Penyebab Tidak Efisiennya Investasi

Siswanto

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:58 WIB
Korupsi Bukan Satu-satunya Penyebab Tidak Efisiennya Investasi
Ilustrasi hukum. [Shutterstock]

Suara.com - Belakangan ini, terminologi Incremental Capital Output Ratio banyak dibahas oleh media massa. Incremental Capital Output Ratio merupakan suatu besaran tanpa satuan hitung yang menunjukkan besarnya tambahan kapital (investasi) baru yang dibutuhkan untuk menaikkan satu unit output.

Nilai ICOR didapat dengan membandingkan nilai investasi yang ditanamkan terhadap tambahan output yang terjadi sepanjang periode investasi. Besaran ICOR adalah proxy efisiensi sebuah perekonomian, dimana nilai ICOR menunjukkan efisiensi relatif suatu perekonomian. Atau dengan kata lain nilai ICOR yang rendah mengindikasikan tingginya produktivitas kapital.

ICOR bisa menjadi salah satu parameter yang menunjukkan tingkat efisiensi investasi di suatu negara. Semakin tinggi nilai ICOR semakin tidak efisien suatu negara untuk investasi.

Mengutip data Badan Pusat Statistik, ICOR Indonesia pada tahun 2019 berada pada angka 6,77. Artinya, untuk menghasilkan satu unit output dibutuhkan lebih dari 6 tambahan kapital baru.

Padahal, menurut pemerintah idealnya angka ICOR berada di kisaran 3, yang artinya ICOR Indonesia dua kali lipat dari angka ideal. ICOR Indonesia mengalami peningkatan secara konsisten dan lebih tinggi dibandingkan dengan negara peer-nya seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Bicara soal investasi, mengutip laporan Global Competitiveness Index dari World Economic Forum, korupsi adalah salah satu faktor penghambat investasi di Indonesia. Namun, apakah korupsi juga berdampak langsung secara khusus pada nilai ICOR Indonesia?

Lembaga yang berbeda, Transparansi Internasional, semenjak tahun 1995, telah menerbitkan Indeks Persepsi Korupsi, yakni peringkat negara-negara di dunia berdasarkan persepsi (anggapan) publik terhadap korupsi di jabatan publik dan politis.

Kenaikan skor suatu negara pada peringkat ini salah satunya dipicu penegakan hukum yang tegas kepada pelaku suap dan korupsi. Sementara penurunan skor dipicu maraknya suap dan pungutan liar pada proses ekspor-impor, pelayanan publik, pembayaran pajak tahunan, hingga proses perizinan dan kontrak.

Kenaikan skor Indeks Persepsi Korupsi tersebut yang akhirnya menentukan semakin baiknya peringkat suatu negara. Semakin kecil peringkat ranking, maka semakin bagus suatu negara dari korupsi.

baca juga

Riset Lifepal mencoba melihat bagaimana Indeks Persepsi Korupsi Indonesia mempengaruhi nilai ICOR di negara ini.
Tidak ada hubungan langsung antara perbaikan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia terhadap ICOR.

Grafik
Grafik

Data di atas memperlihatkan bahwa ICOR Indonesia semakin tinggi tiap tahunnya. Ini menandakan investasi di Indonesia untuk saat ini tidak efisien. Seperti disebutkan sebelumnya, semakin tinggi nilai ICOR semakin tidak efisien suatu negara untuk investasi. Apakah ini disebabkan semata-mata oleh korupsi?

Nyatanya tidak serta merta. Sebab, data tersebut menunjukkan bahwa ranking Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi setiap tahun semakin baik. Tercatat pada 2010, Indonesia berada di posisi 110 diantara negara-negara di dunia, namun pada tahun 2019, Indonesia memperbaiki posisi hingga ke posisi 85.

Memang posisi 85 sendiri masih cukup tinggi dibandingkan sejumlah negara ASEAN lain seperti Singapura yang berada di posisi 4 dunia, dan Malaysia yang berada di posisi 51. Namun, membaiknya peringkat korupsi Indonesia, tidak serta merta membuat rasio ICOR Indonesia membaik. Malah, nilai ICOR Indonesia terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Rendahnya produktivitas pekerja Indonesia menghambat efisiensi investasi

Sebagai pembanding, Lifepal melihat pula data produktivitas pekerja Indonesia dari Census and Economic Information Center. Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa tren produktivitas pekerja Indonesia mengalami penurunan. Tren penurunan tersebut ternyata sejalan dengan tren kenaikan ICOR Indonesia.

Jika Indonesia fokus pada upaya untuk meningkatkan produktivitas pekerja, tentu saja nilai ICOR bisa menurun sehingga semakin efisien pula investasi di negara ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:44 WIB

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli

Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:34 WIB

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:28 WIB

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:26 WIB

Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat

Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:25 WIB

Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan

Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:24 WIB

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

×