Tengku Zulkarnain Kritik Film My Flag: Segitunya Benci Cadar?

Reza Gunadha, Hernawan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:30 WIB
Tengku Zulkarnain Kritik Film My Flag: Segitunya Benci Cadar?
Film pendek My Flag besutan NU dikritik (Youtube/nuchannel)

Suara.com - Publik belakangan tengah dihebohkan oleh film pendek berjudul "My Flag - Merah Putih vs Radikalisme" besutan Nahdhlatul Ulama (NU). Film tersebut menuai banyak kritikan lantaran dituding mengajak penontonnya untuk membenci wanita bercadar.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain pun ikut mengkritik habis-habisan film ini. Menurutnya, beberapa adegan film dirasa cukup diskriminatif.

Pasalnya, Tengku Zulkarnain menilai banyak film tersebut terkesan memojokkan para wanita bercadar. Padahal, memakai cadar tidak bisa diartikan bahwa ia membenci negara.

"Beredar film pendek yang adegannya merenggut cadar dan mengatakan tidak boleh ada bendera lain di negeri ini, melainkan Merah Putih," kata Tengku Zulkarnain, Selasa (27/10/2020).

"Memang perempuan bercadar itu membawa bendera selain merah putih ya?" imbuhnya.

Tangkapan Layar Cuitan Tengku Zulkarnain Mengkritik Film My Flag, Sebut Memojokkan Wanita Bercadar (Twitter/@ustadztengkuzul).
Tangkapan Layar Cuitan Tengku Zulkarnain Mengkritik Film My Flag, Sebut Memojokkan Wanita Bercadar (Twitter/@ustadztengkuzul).

Oleh sebab itu, Tengku Zulkarnain kemudian nampak menyangsikan apakah film pendek ini sengaja menggiring opini bahwa cadar adalah musuh bagi negara.

"Film yang menggiring cadar menjadi musuh merah putih? Segitunya benci cadar?" tandasnya.

Lewat jejaring Twitter miliknya, Tengku Zulkarnain banyak mempertanyakan dan meragukan substansi konten film besutan NU ini.

Tengku Zulkarnain nampak tidak sepakat apabila wanita bercadar disebut antinegara  dan merasa film ini hanya sampah belaka.

baca juga

"Kalau wanita sudah dibuka cadarnya berubah menjadi merah putih? Dan film ini mau menggiring bahwa wanita bercadar pasti anti merah putih? Atau merah putih itu anti cadar?" ujar Tengku Zulkarnain.

"Film sampah musuh Alquran surat Al Ahzab ayat 59?" tandasnya.

Lebih lanjut lagi, Tengku Zulkarnain mengutarakan bagaimana seharusnya alur dalam film ini.

Menurutnya, adegan seharusnya didominasi oleh para pemberongtak separatis bersenjata yang ingin merdeka dari NKRI. Bukan malah perempuan bercadar yang dipermasalahkan hanya lewat pakaiannya saja.

"Semestinya saat mengatakan 'tidak boleh ada bendera lain selain merah putih' adegannya adalah para pemberontak separatis dengan senjata api di tangan yang memberontak dan ingin merdeka dari NKRI. Membunuhi TNI dan Polri. Bukan wanita bercadar dan celana cingkrang!" tegas Tengku Zulkarnain.

Film My Flag - Merah Putih vs Radikalisme

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Hate Speech Gus Nur, Bareskrim Bakal Libatkan Ahli Hukum dan Bahasa

Kasus Hate Speech Gus Nur, Bareskrim Bakal Libatkan Ahli Hukum dan Bahasa

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 17:04 WIB

Selamatkan Negeri dari Covid-19, NU dan Pemkab Banyumas Gelar Doa Bersama

Selamatkan Negeri dari Covid-19, NU dan Pemkab Banyumas Gelar Doa Bersama

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2020 | 17:03 WIB

Dikritik Ferdinand Soal UU Cipta Kerja, Ini Tanggapan Tengku Zulkarnain

Dikritik Ferdinand Soal UU Cipta Kerja, Ini Tanggapan Tengku Zulkarnain

Riau | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×