facebook

Geruduk Istana, Buruh: Kami Bersumpah Bercita-cita Satu Tanpa Perbudakan!

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Geruduk Istana, Buruh: Kami Bersumpah Bercita-cita Satu Tanpa Perbudakan!
Massa buruh dari FSP LEM SPSI saat menggelar aksi tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda. (Suara.com/Bagaskara)

Mereka menuntut Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) untuk batalkan UU tersebut.

Suara.com - Massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menyerukan sumpah buruh dalam aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya masaa buruh menyampaikan orasi demi orasinya terkait penolakannya terhadap UU Cipta Kerja.

Mereka menuntut Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) untuk batalkan UU tersebut.

Kemudian, massa buruh yang orasi dari atas mobil komando berganti dengan buruh yang berpakaian adat untuk membacakan sumpah buruh.
Sumpah ini diserukan lantaran demo kali ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.

Baca Juga: Lima Rute TransJakarta Diubah Gegara Ada Demo di Jakarta saat Cuti Bersama

"Kami buruh Indonesia bersumpah. Bertanah air satu, tanah air tanpa dikuasai Asing

Kami buruh Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang berpancasila

Kami buruh Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa yang bermartabat dalam solidaritas

Kami buruh Indonesia bersumpah, bercita-cita satu, bekerja tanpa perbudakan

Kami buruh Indonesia bersumpah, menolak Omnibus Law yang mengkebiri kesejahteraan rakyat Indonesia," begitu isi sumpah buruh dipekikan dari atas mobil komando seperti didengar Suara.com di lokasi.

Baca Juga: Smoke Bomb Meledak di Aksi Buruh, Asap Pekat Menjulang di Dekat Istana

Sumpah buruh ini pun dibaca serentak oleh seluruh massa buruh yang hadir di area Patung Kuda. Usai pembacaan sumpah buruh kemudian memainkan musik mars buruh. Bomb Smoke pun kemudian diletuskan, massa kemudian menari-nari di lokasi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar