Dibintangi Gus Muwafiq, Film Pendek 'My Flag' Kecewakan Warga NU

Dany Garjito, Hadi Mulyono

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:08 WIB
Dibintangi Gus Muwafiq, Film Pendek 'My Flag' Kecewakan Warga NU
Gus Muwafiq saat membintangi film My Flag. (YouTube/ NU CHANNEL)

Suara.com - Film pendek berjudul "My Flag-Merah Putih vs Radikalisme" yang diunggah di YouTube merebut perhatian publik.

Pasalnya, film tersebut dituding memuat unsur adu domba untuk membenci kaum perempuan bercadar dan laki-laki bercelana cingkrang.

Film yang dibintangi Gus Muwafiq tersebut dipublikasikan tepat tanggal 22 Oktober 2020 untuk merayakan Hari Santri Nasional.

Sayangnya, film yang menitikberatkan pada bendera merah putih sebagai lambang persatuan itu justru mendiskreditkan pihak tertentu.

Dalam film sepanjang 7 menit 29 detik itu, perempuan bercadar yang berbendera selain merah putih digambarkan tengah berperang dengan kaum santri merah putih.

Gus Muwafiq saat membintangi film My Flag. (YouTube/ NU CHANNEL)
Gus Muwafiq saat membintangi film My Flag. (YouTube/ NU CHANNEL)

Saat adegan perang itulah, kelompok pecinta merah putih melepas secara paksa cadar yang dikenakan lawannya.

Atas adegan yang dinilai mengadu domba itu, Mutasyar Komite Khittah NU 1926, KH Ahmad Zahro ikut berkomentar.

Menurutnya, proyek film tersebut justru menunjukkan adanya ketidak sukaan pada kelompok tertentu, dapat "membangkitkan macan tidur" dan membuka lama.

Ahmad Zahro menyebut, film My Flag membawa narasi yang memicu gesekan antar golongan.

baca juga

Oleh karenanya, ia mengkritik keras film tersebut yang seharusnya bisa merangkul dan menasehati guna menyampaikan ukhuwah islamiyah atau persatuan Islam.

“Film itu nggak baik dari sudut pandang ukhuwah islamiyah. Andaikata kita nggak suka bendera dengan kalimat La ilaha illallah, ingat! itu kalimat sakti. Itu bendera siapapun itu kita harus (jaga kalimatnya). Soal dipakai HTI itu urusan mereka, urusan kita, bendera kita merah putih, La ilaha illallah itu kunci surga,” jelas Ahmad Zahro dalam kanal Youtube Hersubeno Point dikutip Hops.id (jaringan Suara.com), Selasa (27/10/2020).

Sejak dirilis beberapa hari lalu, sampai saat ini, Rabu (28/10/2020), film tersebut telah dilihat hingga 664 ribu kali dan diserbu kekecewaan publik khususnya warga NU.

"Saya aslii NU tuleen, dari Jatim daerah basis NU, hidup di daerah NU, ngaji dari kecil yaa di lingkungan NU,, tp slma saya ngaji di TPQ/PonPes di desa-desa gak pernah utk mengajari bermusuhan dgn sesama Mukmin/muslimin,,, tpi lama-oknum kok NU skrg rasanya dijadikan alat utk memusuhi kaum Muslimin laen yg berbeda pemahaman oleh sebagian oknum-oknum yg mengatasnamakan NU,,yg ingin merusak citra NU & merusak hubungan silaturahim+ persatuan diantara kaum muslimin di . tolong laah jgn mau diadu dombaa oleeh domba-domba yang tersesaat!" tulis pemilik akun Angga Rez***

"Ko NU malu-maluin sihh?? Sesama bangsa sendiri di adu domba, yang bercadar belum tentu radikal, yang radikal itu yang jadi penghianat, yang ngakunya NKRI tapi tanah indonesia dijual-jualin ke asing. Semoga Alloh segera memberi balasan yang orang-orang yang berkhianat terhadap islam dan syariatnya," sambung warganet bernama NR_***

"Saya NU, Tolong adegan Tarung sesama Muslim apalagi Tarung antara wanita dan mencabut cadar itu dihilangkan krn terlihat sperti bentuk pelecehan dg melucuti pakaian yg menutupi bagian tubuh wanita yg di yakini sesuai dg Ajaran Islam sperti yg jg d yakini imam syafi'i yg menafsirkan aurat seorang wanita adalah seluruh tubuh termasuk wajahnya. itu mesti dihormati," timpal akun Lux Fi***

Video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Ada Indikasi Praktik Politik Uang di Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor ke KPK

Ada Indikasi Praktik Politik Uang di Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor ke KPK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Somasi Tak Dijawab, PBNU Bakal Laporkan 3 Orang soal Tudingan Dana Korupsi Muktamar ke Mabes Polri

Somasi Tak Dijawab, PBNU Bakal Laporkan 3 Orang soal Tudingan Dana Korupsi Muktamar ke Mabes Polri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:21 WIB

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

Isu Pencatutan Nama Presiden dan Dugaan Politik Uang Rp400 Miliar Bayangi Muktamar NU

Isu Pencatutan Nama Presiden dan Dugaan Politik Uang Rp400 Miliar Bayangi Muktamar NU

Video | Selasa, 29 September 2026 | 12:40 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×