Cibirannya soal Milenial Viral, Megawati: Wah Keren Ya Gue?

Reza Gunadha | Bagaskara Isdiansyah
Cibirannya soal Milenial Viral, Megawati: Wah Keren Ya Gue?
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

"Saya tahu banyak anak muda berhasil tapi kan menjadi pengusaha, yang saya maksud berapa yang kamu tolong untuk rakyat," kata Mega.

Suara.com - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengakui, sudah memperkirakan pernyataannya yang mempertanyakan sumbangsih kaum milenial selain berdemo, akan viral.

Setelah mendapat banyak kritik dari kalangan milenial, Megawati kembali membuat pernyataan untuk menjelaskan maksud pernyataannya terdahulu.

Mega mengutarakan hal tersebut saat berpidato dalam acara Rakorbidnas Kebudayaan Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia yang dilaksanakan secara daring, Sabtu (31/10/2020).

Mega menjelaskan, mengapa dirinya di-bully ketika mempertanyakan sumbangsih milenial saat ini.

Baca Juga: Dikritik Milenial karena Cibir Demo, Megawati: Kalian Jangan Menjeng Doang

Ia mengakui tahu kekinian banyak anak muda yang berhasil, namun hanya sekadar menjadi pengusaha.

"Saya tahu banyak anak muda berhasil tapi kan menjadi pengusaha, yang saya maksud berapa yang kamu tolong untuk rakyat," kata Mega.

Ia mengakui heran mengapa cibirannya terhadap milenial bisa viral dan bahkan dibawa menjadi pembahasan sebuah gelar wicara.

"Bilang milenial enggak boleh dimanja, wah sampai talkshow, wah aku sampai mikir keren ya gue, keren ya sampai dibawa talkshow-talkshow segala, yang benere opo to yo?" ungkapnya.

Mega menegaskan, cibirannya bertujuan untuk menggembleng rakyat khususnya anak muda untuk membawa kembali tanah air ke Indonesia Raya.

Baca Juga: Megawati Cibir Pendemo, Buruh: Ibu Ingat Dulu Sampai Nangis-nangis Era SBY?

"Kan itu harusnya rakyat Indonesia memang digembleng untuk apa? Untuk punya fighting spirit. Tahu arahnya ke mana? untuk kemajuan bangsa, untuk kembali ke Indonesia raya, bisa apa enggak sih jadi Indonesia raya? bisa lah," kata dia.

Komentar