Viral Video Komodo Mau Masuk Kawasan PLTD, Publik Kritik Pemerintah

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 20:38 WIB
Viral Video Komodo Mau Masuk Kawasan PLTD, Publik Kritik Pemerintah
Viral komodo masuki kawasan PLTD. (Twitter/@ChePahun)

Suara.com - Seekor komodo terekam kamera berkeliaran di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Rekaman video berdurasi 30 detik yang viral di media-media sosial, Sabtu (31/10/2020), itu menunjukkan seekor komodo yang berkeliaran di depan sebuah gerbang PLTD yang tertutup.

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @ChePahun, komodo itu berjalan menyusuri dnding batu dan berhenti di depan gerbang.  Ia bolak-balik mengitari gerbang tersebut dan melihat ke arah dalam kawasan PLTD.

"Miris juga lihat ini. Penguasa punya kuasa buat suka-suka. Tapi saya coba pikir positif saja, mungkin Komodo mau daftar langganan baru PLTD Pulau Komodo," tulis akun Twitter itu sembari menyentil akun milik Presiden Jokowi, @elbajoID, @ecosocrights, @Walhi_NTT dan sejarawan @JJRizal.

Tak hanya di Twitter, video itu juga viral di sosial media lain. Di Facebook, warganet mengaitkan video tersebut dengan harapan agar pemerintah segera membatalkan proyek wisata di kawasan habitat komodo.

"Makhluk kadal purba paling langka di dunia kebingungan ketika habitat aslinya telah berubah drastis. Dia ingin memasuki lokasi PLTD namun pagar besi menghalangi dengan kokoh, mungkin di bagian tertentu pabrik di dalam sana ada bagian penting dari habitat maupun komunitasnya."

"Semoga pemerintah terenyuh melihat video ini dan membatalkan proyek wisayta yang mengancam kelestarian hidup komodi. Salah satu hewan purba asli Indonesia yang masih bertahan saat ini," tulis akun Kevin Lopez.

Sebelumnya, foto seekor komodo juga menghebohkan publik saat hewan melata itu menghadang sebuah truk pengangkut di kawasan pembangunan 'Jurassic Park' Pulau Komodo.

Seusai foto tersebut viral, muncul surat pengumuman yang ditandatangani oleh Kepala Balai Taman Nasional Komodo dan dikeluarkan pada 25 Oktober 2020.

baca juga

Surat tersebut berisi pengumuman penutupan sementara resort Loh Buata, SPTN Wilayah I Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo mulai 26 Oktober 2020 hingga 30 Juni 2021.

Foto itu lantas membuat tagar #SaveKomodo masuk dalam daftar trending topic di Twitter. Setidaknya ada ribuan cuitan menggunakan tagar tersebut memenuhi linimasa Twitter.

Publik khawatir pembangunan Jurassic Park dapat merusak ekosistem komodo, hewan purba yang hanya bisa ditemui di Pulau Komodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan AS Temukan Obat yang Terbuat dari Darah Komodo, Apa Khasiatnya?

Ilmuwan AS Temukan Obat yang Terbuat dari Darah Komodo, Apa Khasiatnya?

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:55 WIB

Seribu Ekor Komodo Sudah Dipasangi Chip

Seribu Ekor Komodo Sudah Dipasangi Chip

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 21:27 WIB

KLHK: Populasi Komodo Terus Meningkat

KLHK: Populasi Komodo Terus Meningkat

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 20:34 WIB

Unggah Video Protes Masyarakat, Tengku Zul: Saya Dukung Warga Pulau Komodo

Unggah Video Protes Masyarakat, Tengku Zul: Saya Dukung Warga Pulau Komodo

Batam | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:20 WIB

Kisah Tri Mumpuni Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Desa-desa

Kisah Tri Mumpuni Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Desa-desa

Video | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:30 WIB

DPR Minta KLHK Tanggung Jawab, Jelaskan Proyek Jurassic Park di Pulau Rinca

DPR Minta KLHK Tanggung Jawab, Jelaskan Proyek Jurassic Park di Pulau Rinca

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:02 WIB

Terkini

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 18:52 WIB

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol

Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

×