Kritik Makanan di Kereta Api Terlalu Mahal, Pria Ini Disemprot Balik Publik

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 20:25 WIB
Kritik Makanan di Kereta Api Terlalu Mahal, Pria Ini Disemprot Balik Publik
Viral Pria Kritik Harga Makanan di Kereta, Malah Kena Semprot Balik Warganet Lainnya (Twitter/@areajulid).

Suara.com - Linimasa Twitter baru saja dibuat heboh oleh seorang pria yang mengkritik habis-habisan sajian makanan PT Kereta Api Indonesia.

Menurutnya, harga makanan di kereta api terlalu kemalahan untuk menu yang sudah ditawarkan.

Utas pria itu mendadak jadi sorotan. Apalagi usai akun @areajulid ikut membagikan adanya utas yang mengkritik pelayanan di kereta api ini.

Dalam cuitannya, pria tersebut mengaku sudah lama tidak naik kereta api jarak jauh. Kala itu, ia naik KA Kahuripan yang biasanya menempuh rute Bandung - Blitar.

Pria itu mengatakan, dirinya kaget saat harus membayar makanan pesanan. Ia seperti tak menyangka menu berisi nasi goreng, ayam, dan satu botol teh dibanderol dengan harga Rp 45.000.

"Seriusan ini cara pricingnya gini sekarang? List menu harga mana?" tulisnya.

Viral Pria Kritik Harga Makanan di Kereta, Malah Kena Semprot Balik Warganet Lainnya (Twitter/@areajulid).
Viral Pria Kritik Harga Makanan di Kereta, Malah Kena Semprot Balik Warganet Lainnya (Twitter/@areajulid).

Lebih lanjut lagi, pria tersebut menyinggung perihal tender catering yang dipakai PT KAI. Menurutnya, tidak perlu dipaksakan menggunakan catering yang mahal untuk kelas kereta api ekonomi sebagaimana ia tumpangi.

"Kalau emang harganya kemahalan untuk kereta kelas ini, kenapa dipaksakan? Terus ini tender cateringnya emangnya yang paling mahal yang dipakai atau bagaimana? Maaf saya masih ngakak," sambungnya.

Tidak berhenti sampai situ, pria tersebut pun menyinggung soal UMR dan UPT yang dirasanya tak seimbang dengan harga produk penawaran.

"Aneh ya. Harga Rp 45.000 untuk 1 kali makan, dilakukan oleh BUMN, dimaklmi banyak orang. Tapi dengan UMR atau UMP satu koma hingga tiga koma dianggap mampu beli, itu kalau dibagi cuma cukup untuk makan 2x sehari sebulan tanpa sisa," tukasnya lanjut.

Cuitan @areajulid yang mengakabarkan adanya pria memprotes harga makanan di kereta api tersebut menuai berbagai komentar.

Banyak warganet jusru melayangkan kritikan balik kepada pria tersebut. Sebab, menurut mereka hal itu bisa disikapi biasa sebab tidak ada paksaan untuk membelinya. Apabila dirasa memberatkan, bisa diakali dengan membawa bekal sendiri dari luar.

"Buat anda yang complain masalah harga makanan di kereta 45K, anda kalau miskin mah miskin saja. Lo kata lagi naik angkot bisa naik turun seenaknya. Mau beli silakan, tidak gak masalah. Mereka gak maksa. Tidak usah ngomongin sampai bawa UMR dan UMP segala," kata @kwp******.

"Kalau kemahalan banyak protes ya sudah target pasarnya bukan lu. Ribet amat! Beli saja dari luar terus dimakan di kereta," balas @ice******.

"Budayakan bertanya sebelum membeli," timpal @heru******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Advan G9 Meluncur, HP 4 Kamera Seharga Rp 1,4 Juta

Advan G9 Meluncur, HP 4 Kamera Seharga Rp 1,4 Juta

Tekno | Selasa, 03 November 2020 | 18:58 WIB

Anggota TNI Dikeroyok Pengendara Moge di Bukittinggi, Begini Kata Walkot

Anggota TNI Dikeroyok Pengendara Moge di Bukittinggi, Begini Kata Walkot

Sumut | Selasa, 03 November 2020 | 18:27 WIB

15 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Reaktif Covid-19

15 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Reaktif Covid-19

Jabar | Selasa, 03 November 2020 | 17:04 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB