Kasus Surat Jalan Palsu: Kesaksian Para Polisi tentang Brigjen Prasetijo

Siswanto, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 03 November 2020 | 22:42 WIB
Kasus Surat Jalan Palsu: Kesaksian Para Polisi tentang Brigjen Prasetijo
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo memberikan salam usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (3/11/2020), malam, terungkap informasi tentang Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo pernah meminta dibuatkan surat keterangan bebas Covid-19 dalam perkara surat jalan palsu.

Informasi itu, antara lain diungkapkan oleh anggota Polri Eti Wahyuni yang jadi saksi dalam sidang lanjutan. "Untuk surat Covid, saya diperintahkan Brigjen Prasetijo untuk berangkat tanggal 19 Juni. Beliau bilang mau keluar kota," kata Eti.

Prasetijo meminta bantuan Eti mengontak Kepala Urusan Tata Usaha Biro Koordinator dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Komisaris Polisi Dody Jaya -- yang juga sebagai saksi dalam sidang -- guna keperluan identitas. Eti mendapat kiriman foto copy KTP Djoko Tjandra dari Dody.

Eti juga diminta Prasetijo membantu membuatkan surat keterangan bebas Covid-19 pada 5 Juni 2020. Prasetijo ketika itu memberikan data berupa nama-nama. "Yang tanggal 5 saya dikasih datanya langsung sama Pak Pras. Secara lisan didikte," kata dia.

Ety kemudian menghubungi dokter Sri Rejeki Ivana untuk membuatkan surat. Setelah surat yang diharapkan jadi, Ety menaruhnya di meja Prasetijo.

"Untuk surat keterangan Covid saya taruh di meja beliau. Itu yang tanggal 5," kata Ety.

Kesaksian Dody

Saksi Dody juga mengakui telah diminta membuatkan surat jalan oleh Prasetijo. Surat jalan tersebut untuk tujuan ke Pontianak, "beliau meminta saya 'tolong bikinkan surat jalan untuk saya'."

Dody ketika itu bertanya kepada Prasetijo mengenai tujuan pembuatan surat dan dijawab: "Tulis saja Pontianak."

baca juga

Setelah surat jadi, Dody meletakkannya ke meja Prasetijo.

Beberapa pekan kemudian, Dody dipanggil Prasetijo melalui sespri untuk koreksi surat supaya tidak ditandatangani Kabareskrim Komjen Listyo Sigit.

"Yang tandatangani saya, jangan kabareskrim.' Harusnya yang tandatangan Kabareskrim atau waka, lalu diganti jadi nama bapak. Prasetijo Utomo," kata Dody.

Dody tidak hanya sekali diminta membuatkan surat jalan. Pada 3 Juni 2020, dia diminta membuatkan membuat surat jalan untuk Anita Kolopaking dan Djoko Soegiarto.

"Total ada 3 (surat), atas nama Pak Prasetijo pengikut Jhony. Kedua Ibu Anita pengikut Djoko Soegiarto. Tanggalnya bersamaan kalau tidak salah tangal 3 bulan Juni. Surat berikutnya atas nama Djoko Soegiarto. Tidak ada pengikut cuma dia saja, itu tanggal 18 Juni 2020," kata Dody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

×