Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Jhonny PDIP: Itu Terapi Kejut untuk DKI

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 11 November 2020 | 14:16 WIB
Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Jhonny PDIP: Itu Terapi Kejut untuk DKI
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri) bergegas usai nonton bareng film 'Nagabonar Reborn' di Plaza Senayan XXI, Jakarta Selatan, Senin (25/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut DKI Jakarta amburadul sejak dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara Dialog Kebangsaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Selasa (10/11/2020) dan sontak memancing kehebohan publik.

Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta Fraksi PDIP Jhonny Simanjutak angkat bicara terkait pernyataan yang dikemukakan oleh Megawati tersebut.

Jhonny Simanjutak menegaskan, pernyataan Megawati bukan dalam rangka memecah belah warga atau membuat gaduh suasana.

Namun, pernyataan itu bisa dijadikan kritik bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk senantiasa memperbaiki kinerjanya. Sebab, Jhonnya meyakini pernyataan Megawati didasari fakta, tidak hanya sekadar omong kosong saja.

Jhonny Simanjutak PDIP di Apa Kabar Indonesia
Jhonny Simanjutak PDIP di Apa Kabar Indonesia

Dengan kata lain, pernyataan tersebut menjadi terapi kejut bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Pernyataan Bu Mega bahwa Jakarta amburadul saya pikir tidak dalam spirit untuk memecah belah atau membuat gaduh. Ini hanya soal pilihan diksi," ujar Johhny dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One, Rabu (11/11/2020).

"Pernyataan Ibu Ketum [Megawati] itu tetap juga berpegang kepada fakta di lapangan. Jadi pernyataan beliau bisa sebagai terapi pijat juga, terapi kejut juga bagi Pemprov DKI. Beliau juga tidak akan mau membuat pernyataan asal-asalan." sambung dia.

Saat ditanya pembawa acara mengenai indikator penilaian, Johhny Simajutkan menimpali dengan mengatakan ada sejumlah faktor yang dipertimbangkan.

baca juga

"Dalam implementasi banjir, penataannya bagaimana, pelayanan publiknya seperti apa. Saya bukan meragukan hadiah atau penghargaan itu [Penghargaan yang diberikan pihak lain ke JKT]. Di RSUD ada gak satu gambar pelayanan publik yang baik? Papan pengumuman yang dapat diakses? ambulance apakah sudah bisa bersaing denan negara lain?" tegas Johnny.

Untuk diketahui, Megawati dalam acara Dialog Kebangsaan menyebut DKI Jakarta amburadul.

Awalnya, Megawati menceritakan masa lalu Jakarta yang hanya sebatas kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dia menuturkan seiring perkembangan zaman, Jakarta meluas mencakup daerah lain di sekitarnya.

"Jakarta itu (dulu) hanya Menteng. Ini lah makanya anak yang tinggal di Menteng, lho tinggal di mana? Gue kan anmen, hanya itu lah," kata Megawati.

Terkait perkembangan dari masa ke masa, Megawati menilai Jakarta era saat ini terkesan amburadul. Pasalnya Jakarta sekarang jauh dari Jakarta terdahulu yang direncanakan menjadi kota intelektual.

"Jadi kebayang enggak saya alamin baru setelah itu ada Kebayoran dan lain sebagainya. Tetapi persoalannya sekarang saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul," kata Megawati.

"Karena apa? Ini tadi seharusnya city of intellect. Ini dapat dilakukan tata kotanya, masterplan-nya, dan lain sebagainya. Siapakah yang buat hal ini tentunya para akademisi, insinyur dan lain sebagainya," tandasnya.

Jakarta saat ini dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan dan Wakilnya Ahmad Riza Patria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Surat Bahas Reuni Akbar 212 di Monas Seusai Anies Bertemu Rizieq

Beredar Surat Bahas Reuni Akbar 212 di Monas Seusai Anies Bertemu Rizieq

News | Rabu, 11 November 2020 | 12:51 WIB

Terkuak! Kangen Berat Habib Rizieq, Alasan Anies Malam-malam ke Petamburan

Terkuak! Kangen Berat Habib Rizieq, Alasan Anies Malam-malam ke Petamburan

Kaltim | Rabu, 11 November 2020 | 12:16 WIB

Politisi PDIP Bakal Tagih Kelanjutan Kasus Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya

Politisi PDIP Bakal Tagih Kelanjutan Kasus Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya

Kaltim | Rabu, 11 November 2020 | 12:07 WIB

Terkini

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB