Viral di WhatsApp, 6 Fakta Video Panas Oknum Dokter dan Bidan di Jember

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 13:07 WIB
Viral di WhatsApp, 6 Fakta Video Panas Oknum Dokter dan Bidan di Jember
Video panas dokter dan bidan di Jember (Foto: Beritajatim)

Suara.com - Sepasang oknum bidan dan dokter di Jember Jawa Timur menggegerkan publik lantaran video panas mereka viral.

Dikutip dari Beritajatim.com --jaringan Suara.com, polemik video panas ini tengah ditangani oleh Dinas Kesehatan setempat.

Viralnya video panas oknum dokter dan bidan ini kontan membuat warga Jember heboh. Keduanya diketahui bekerja di sebuah Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur.

Berikut adalah fakta-fakta viralnya video panas oknum dokter dan bidan di Jember yang telah dirangkum Suara.com, Kamis (12/11/2020).

1. Keduanya menghilang

Sekretaris Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Pendik mengatakan bahwa kedu oknum dokter dan bidan yang terlibat dalam video panas tak ada di tempat kerja mereka di Puskesmas Pembantu.

Warga sudah mendatangi Pustu tempat dokter AM dan bisan AY, bekerja, namun keduanya sudah tidak masuk kerja. Keduanya menghilang.

Meski sudah mendatangi kantor Pustu, warga masih merasa tidak puas. Hari ini juga warga akan berangkat ke Mapolres Jember untuk melaporkan masalah tersebut. “Baru saja teman-teman berangkat ke Polres Jember,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Curahnongko, Pendi, Kamis (12/11/2020).

"Sekarang sudah tidak terlihat lagi di Pustu. Kemarin kita konfirmasi ke Pustu, dikatakan mereka berdua sudah tidak masuk sejak awal pekan ini," ujarnya.

Sementara itu M. Sholeh, Kepala Tata Usaha (Ka TU) Puskemas Pembantu Curahnongko mengatakan bahwa keduanya telah diminta memberi klarifikasi dan bekerja dari rumah.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ya setelah didatangi warga, kedua nakes itu kami klarifikasi di sini (Pustu). Keduanya mengakui perbuatan tersebut. Setelah membuat surat pernyataan, kedua orang itu untuk sementara bekerja dari rumah, sambil menunggu keputusan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember,” tutur Sholeh.

2. Dokter dikenal relijius

Sekretaris Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Pendik mengatakan oknum dokter yang terlibat adegan panas di video itu selama ini terlihat berpenampilan relijius. Sementara si bidan sudah bersuami.

“Mulai kejadian itu, dokter dan bidannya sudah tidak ada sejak hari Minggu,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Warga kemudian menyerahkan kasus ini kepada Pemerintah Kabupaten Jember.

“Informasinya, pihak Dinas Kesehatan mau turun juga,” kata Pendik.

Sama seperti Pendi, Sholeh mengaku kaget dengan kejadian yang diduga melibatkan atasannya tersebut. Sebab, sehari-hari, sang dokter dikenal cukup religius dan aktif di salah satu organisasi yang terafiliasi dengan salah satu ormas Islam besar di Indonesia.

“Menurut saya, dia bukan hanya sekedar dokter, tapi juga dai. Kesehariannya sering menyampaikan masalah hukum islam. Tapi kok perilakunya tidak sesuai,” tutur Sholeh.

3. Keduanya sudah punya pasangan masing-masing

Menurut Pendi, kedua ASN tersebut masih terikat hubungan perkawinan yang sah dengan pasangan masing-masing. Sang bidan adalah warga desa setempat. Sedangkan dr AM tinggal di luar desa.

Ia mengaku kaget dengan beredarnya video mesum yang diduga melibatkan dua nakes paruh baya tersebut. Sebab dalam kesehariannya, dr AM dikenal cukup religius. “Sehari-hari dokter ini cukup islami begitu. Kalau yang bidan, suaminya juga berprofesi sebagai dokter,” papar Pendi.

4. Keduanya berstatus PNS, dokter baru bekerja 6 bulan

Pihak Puskesmas juga telah memanggil pemeran dalam video tersebut dan mereka mengakui perbuatannya.

"Benar yang ada dalam video itu adalah PNS di sini. Sudah ditindaklanjuti dengan memanggil keduanya untuk klarifikasi atas tindakannya, sudah diakui oleh yang bersangkutan," ujar Sholeh dikutip dari Suarajatimpost.com -- jaringan Suara.com, Kamis (12/11/2020).

Warga kemudian menyerahkan kasus ini kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Kekinian tengah ditangani Dinkes setempat.

“Informasinya, pihak Dinas Kesehatan mau turun juga,” kata Pendik.

Ia menuturkan, dokter tersebut sudah bekerja selama enam bulan di desa itu. Sementara bidan sudah bekerja lebih lama lagi.

5. Video beredar lewat WhatsApp

Pendik sempat ditelepon polisi sektor setempat untuk menjelaskan keterangan lebih lanjut.

“Disampaikan kalau ada itu, ditaruh di Facebook terus di-screen shot. Ramai di WhatsApp juga,” katanya.

Pendik berharap ada tindak lanjut agar perbuatan itu tak terulang.
“Terserah hukum yang berlaku. Kami memasrahkan agar kejadian ini tak terulang kembali. Alhamdulillah, warga tidak anarkis,” katanya.

6. Pihak Puskesmas angkat tangan

Pihak Puskesmas angkat tangan saat ditanyai lebih lanjut mengenai siapa yang menyebarluaskan video tersebut.

Kasus video panas yang dilakukan oleh oknum PNS di Puskesmas Curahnongko itu telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan setempat untuk ditindaklanjuti.

"Secara kedinasan sudah kita sampaikan ke Dinas yang lebih berwenang menangani. Kalau siapa yang buat video dan siapa yang menyebarkan sampai beredar luas, itu bukan ranah kami yang menangani," tuturnya.

Sejak video tersebut viral dan menjadi sorotan publik, kedua oknum PNS tersebut tidak pernah menunjukkan batang hidungnya di Puskesmas Curahnongko.

Viralnya video porno yang dilakukan oknum PNS Puskesmas tersebut membuat warga meradang.

Tokoh masyarakat Desa Curahnongko, Tukirin mengatakan, tindakan tersebut dianggap telah mencoreng nama baik masyarakat Desa Curahnongko.

"Warga disini sangat dirugikan. Tindakan asusila itu telah mencoreng nama baik desa kami," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bakal Laporkan Kasus Video Panas Dokter dan Bidan Jember ke Polisi

Warga Bakal Laporkan Kasus Video Panas Dokter dan Bidan Jember ke Polisi

Jatim | Kamis, 12 November 2020 | 11:11 WIB

Gisel Nonton Video Porno 19 Detik: Ceweknya Mulus Banget

Gisel Nonton Video Porno 19 Detik: Ceweknya Mulus Banget

Jakarta | Kamis, 12 November 2020 | 10:50 WIB

Video Panas Dokter dan Bidan Jember, Desa: Alhamdulillah Warga Tak Anarkis

Video Panas Dokter dan Bidan Jember, Desa: Alhamdulillah Warga Tak Anarkis

Jatim | Kamis, 12 November 2020 | 10:46 WIB

Gisel Nonton Video Porno Mirip Dirinya: Mirip Teman Saya

Gisel Nonton Video Porno Mirip Dirinya: Mirip Teman Saya

Jakarta | Kamis, 12 November 2020 | 10:31 WIB

Heboh Adegan Panas dengan Bidan, Dokter di Jember Dikenal Sangat Relijius

Heboh Adegan Panas dengan Bidan, Dokter di Jember Dikenal Sangat Relijius

Jatim | Kamis, 12 November 2020 | 10:09 WIB

Terkini

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:39 WIB

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

News | Senin, 13 April 2026 | 15:29 WIB

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

News | Senin, 13 April 2026 | 15:28 WIB

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

News | Senin, 13 April 2026 | 15:24 WIB

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

News | Senin, 13 April 2026 | 15:17 WIB

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB