Satgas Covid-19 Mesti Aktif Tracing ke Habib Rizieq dan Pengikutnya

Siswanto, Stephanus Aranditio

Jum'at, 13 November 2020 | 12:28 WIB
Satgas Covid-19 Mesti Aktif Tracing ke Habib Rizieq dan Pengikutnya
Sejumlah massa dari berbagai organisasi Islam menyambut kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 pasca penyambutan Habib Rizieq Shihab di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 November 2020, pemerintah melalui satgas Covid-19 seharusnya pro aktif memeriksa mereka. Demikian juga pendukung Habib Rizieq juga harus aktif memeriksakan diri karena telah menghadiri acara yang berisiko terjadi penularan virus.

"Untuk penjemputnya harusnya juga melakukan kalau sekarang ini, ditest untuk kehati-hatian, karena mereka sudah hadir dalam suatu event yang berisiko, keramaian, setidaknya dua minggu itu juga dipantau dan melapor jika ada gejala yang mengarah ke indikasi covid-19, ini tidak pandang bulu," kata epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, kepada Suara.com, Jumat (13/11/2020).

Terutama Habib Rizieq, dia wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak tiba di Jakarta dan selama itu pula harus diawasi tenaga kesehatan.

Hasil tes PCR di Arab Saudi yang dijadikan pedoman Habib Rizieq bebas dari corona, hanyalah bersifat sementara karena selama perjalanan, khususnya sejak dari bandara Cengkareng sampai Petamburan, memiliki potensi terpapar virus.

"Selama karantina juga idealnya ada testing juga, misalnya dengan rapid test antigen, biasanya di negara maju 12 hari pertama ada tes, nanti hari ke 48 juga ada tes," kata Dicky.

Karantina kesehatan selama pandemi Covid-19 sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/332/2020 yang ditandantangani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Jika mengacu pada surat itu, Habib  Rizieq yang baru tiba dari Arab Saudi harus mengisi Electronic Health Alert Card setelah mendarat di bandara. Kemudian mengikuti pemeriksaan suhu tubuh dan sejumlah protokol kesehatan lainnya.

Meskipun Habib Rizieq sudah memiliki hasil tes PCR dengan hasil negatif, dia mesti tetap memvalidasi dokumen, mengantri di area imigrasi, dan baru setelah itu melanjutkan perjalanan.

Habib Rizieq tetap diwajibkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

baca juga

Namun, Habib Rizieq ternyata tetap mengikuti sejumlah acara, seperti memberikan ceramah dalam acara Maulid Nabi di Majlis Taklim Al Afaf pimpinan Al Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2020) pagi.

Siangnya, dia mengunjungi PondoK Pesantren Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Jalan Cikopo Selatan, Kampung Lembah Nendeut, RT 5, RW 4, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk meletakan batu pertama pembangunan masjid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×