Jadikan Putrinya sebagai Umpan, Seorang Polisi di Pakistan Bajir Pujian

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 09:03 WIB
Jadikan Putrinya sebagai Umpan, Seorang Polisi di Pakistan Bajir Pujian
Asisten Sub-Inspektur (ASI) Muhammad Bux Buriro.[Dok.ASI]

Suara.com - Seorang petugas polisi Pakistan banjir pujian setelah menjadikan putri kandungnya sebagai umpan dalam sebuah operasi penangkapan pelaku pemerkosaan.

Menyadur Gulf News, Asisten Sub-Inspektur (ASI) Muhammad Bux Buriro bajir pujian atas "upaya cerdas dan berani" untuk menangkap pria yang dituduh memerkosa seorang wanita dan anak perempuannya.

Buriro mempertaruhkan nyawa putrinya sendiri sebagai umpan untuk menangkap penjahat yang telah menculik dan memerkosa Alisha, seorang bocah yang berusia lima tahun.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan ibu Alisha kepada petugas yang mengaku akan membebaskan anaknya dengan syarat dia harus membawa gadis lain untuk mereka.

Buriro kemudian meminta putrinya bersama dengan ibu Alisha menelepon tersangka dan mengundangnya ke sebuah hotel di mana polisi menangkap satu tersangka dan menyelamatkan seorang gadis kecil pada hari Kamis.

Ibu korban berterima kasih kepada ASI karena telah menyelamatkan putrinya dengan mempertaruhkan nyawa anaknya sendiri.

Pelaku dituduh melakukan merudapaksa ibu dan putrinya yang berusia lima tahun selama dua hari setelah menipu mereka dengan tawaran pekerjaan di Kashmore.

Pengawas Senior Polisi Kashmore (SSP) Amjad Ali Shaikh mengkonfirmasi penangkapan tersangka dan mengatakan bahwa wanita dan putrinya sedang diperiksa secara medis dan mendapatkan perawatan.

Pada hari Jumat, pemerintah Sindh juga memuji keberanian dan keberanian polisi dan putrinya dalam penangkapan tersangka pemerkosaan di Kashmore.

"Tanpa keberanian ASI Bux, tidak mungkin menangkap hewan ini," kata juru bicara pemerintah Sindh Murtaza Wahab pada hari Jumat.

Untuk menunjukkan rasa hormat, pemerintah Sindh telah memutuskan untuk "menulis surat kepada Pusat yang merekomendasikan agar Buriro diberi penghargaan polisi tertinggi - Medali Polisi Quaid-i-Azam," katanya.

ASI Burito juga akan dianugerahi penghargaan keberanian dari pemerintah provinsi serta menanggung biaya pendidikan putrinya dan uang tunai 1 juta rupee.

Kasus meningkat

Meningkatnya laporan kasus pemerkosaan di Pakistan telah memicu protes dan warga menuntut tindakan segera dan para aktivis menyerukan reformasi peradilan untuk memastikan keselamatan warga negara.

Menyusul kemarahan di media sosial, banyak politisi dan pejabat memperhatikan insiden tragis tersebut. Ketua Partai Rakyat Pakistan Bilawal Bhutto-Zardari mengatakan bahwa mereka sangat memperhatikan "insiden brutal", yang "mengejutkannya secara pribadi" dan "mempermalukan kemanusiaan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertipu Lowongan Kerja, Ibu dan Balitanya Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari

Tertipu Lowongan Kerja, Ibu dan Balitanya Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari

Sumut | Sabtu, 14 November 2020 | 14:29 WIB

Tertipu Lowongan Pekerjaan, Ibu dan Anak Diperkosa Bergilir Selama 2 Minggu

Tertipu Lowongan Pekerjaan, Ibu dan Anak Diperkosa Bergilir Selama 2 Minggu

News | Jum'at, 13 November 2020 | 18:41 WIB

Dijual Suami Rp 950 Ribu, Istri Digilir Empat Pria

Dijual Suami Rp 950 Ribu, Istri Digilir Empat Pria

News | Kamis, 12 November 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB