Enaknya Kaum Mager di Jerman, Cuma Leyeh-leyeh Disebut Sebagai Pahlawan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 17 November 2020 | 13:05 WIB
Enaknya Kaum Mager di Jerman, Cuma Leyeh-leyeh Disebut Sebagai Pahlawan
Video pahlawan pandemi versi Jerman. (Twitter/@antoni_UK)

Suara.com - Pemerintah Jerman merilis video online tentang sebutan pahlawan bagi kaum mager alias 'malas gerak' saat pandemi. Menyadur DW Selasa (17/11), iklan itu diawali dengan kesaksian seorang kakek yang berakting nostalgia kala ia berumur 20-an.

"Itu sekitar musim dingin tahun 2020, dan saya baru berusia 22 tahun, Saya sedang belajar teknik ketika gelombang kedua menghantam," ujar kakek yang memberi kesaksian.

Lalu sang kakek melanjutkan bahwa usia 20-an adalah masa ketika ia sedang ingin berpesta, belajar, berkenalan dengan orang baru dan pergi bergembira dengan teman-teman.

"Namun takdir punya rencana berbeda untuk kita. Bahaya tak terlihat mengancam semua yang kami yakini. Tiba-tiba, nasib negara seolah ada di tangan kita."

Dengan iringan musik dramatis, sang kakek berkata "kami mengerahkan semua keberanian dan melakukan apa yang bisa kami lakukan, satu-satunya hal yang dianggap benar."

Kemudian suasana patriotisme berubah dengan adegan pria sedang bermalas-malasan di sofa sambil menonton TV.

"Kami tak melakukan apa-apa, benar-benar malas seperti rakun. Siang dan malam, kami tetap diam di rumah dan berjuang melawan penyebaran virus corona," lanjutnya.

"Sofa adalah garda depan kami dan kesabaran adalah senjatanya."

Gambar dalam video serupa kampanye 'di rumah aja' versi Indonesia itu beralih dari satu adegan ke adegan lain yang menggambarkan orang tidur, bermalas-malasan sambil menikmati cemilan di sofa.

Iklan tersebut diakhiri dengan pesan yang mengatakan bahwa menjadi kaum mager adalah cara baru mereka untuk menjadi pahlawan untuk perang melawan pandemi Covid-19.

"Melihat ke belakang, ini adalah takdir kami ... Inilah cara kami menjadi pahlawan. Kamu juga bisa menjadi pahlawan dengan tinggal di rumah."

Video menarik serupa juga dirilis dengan versi sudut pandang nenek-nenek yang menjadi pasangan sang kakek. Video ini berhasil menarik perhatian publik dan di re-tweet ribuan kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wawancara Najelaa Shihab: Krisis Pendidikan Kita Diperparah Pandemi

Wawancara Najelaa Shihab: Krisis Pendidikan Kita Diperparah Pandemi

wawancara | Selasa, 17 November 2020 | 11:41 WIB

Mengenal Virus Chapare yang Muncul Tahun 2004 & 2019, Bisakah Jadi Pandemi?

Mengenal Virus Chapare yang Muncul Tahun 2004 & 2019, Bisakah Jadi Pandemi?

Health | Selasa, 17 November 2020 | 12:00 WIB

Main Game Bisa Atasi Rasa Kesepian Saat Pandemi, Benarkah?

Main Game Bisa Atasi Rasa Kesepian Saat Pandemi, Benarkah?

Health | Selasa, 17 November 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB